Cara Menyiasati Rest Area Penuh di Libur Lebaran
GH News April 02, 2025 05:05 PM

Pada musim mudik lebaran, biasanya tempat peristirahatan atau rest area di jalan tol akan selalu penuh. Bahkan tak jarang pemudik perlu mengantre untuk mendapat lokasi parkir. Bagaimana cara menyiasati kondisi rest area penuh saat mudik lebaran?

1. Ketahui Puncak Arus Mudik

Pemerintah memperkirakan puncak mudik terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik tanggal 5-7 April 2025. Artinya, jika lebih fleksibel, bisa menghindari tanggal tersebut karena dikhawatirkan rest area akan padat oleh pemudik.

Pemerintah juga akan mengeluarkan pengaturan arus lalu lintas. Seperti one way di jalan tol yang tahun lalu diterapkan di Jalan Tol Trans Jawa antara Jakarta, hingga ke tol Semarang. Tahun ini, kebijakan tersebut bersama skema contraflow dan ganjil-genap akan kembali diterapkan. Pantau terus update-nya untuk kelancaran perjalanan.

2. Masukkan Rest Area Dalam Rencana Perjalanan

Masukkan rest area ke dalam rencana perjalanan dengan menyesuaikan kondisi kendaraan, bahan bakar, dan pengemudi. Dengan begitu, Anda sudah memperkirakan di rest area mana akan berhenti. Beberapa rest area menawarkan sarana hiburan seperti tempat wisata yang dapat dikunjungi bersama keluarga.

3. Persiapkan Kondisi Mobil

Mobil yang sehat membuat Anda tidak perlu khawatir sehingga tidak tergantung kepada rest area. Pastikan sudah mengecek kondisi ban hingga ban serep dan dongkrak, oli mesin dan transmisi, komponen kaki-kaki mobil, serta cairan pendukung mobil lainnya sebelum berangkat.

4. Jaga Kondisi Fisik Pengemudi

Alangkah baiknya jika ada 2 pengemudi mobil supaya dapat bergantian setiap 2 jam sehingga tidak mengandalkan rest area untuk istirahat. Namun jika hanya mengemudi sendiri, pastikan Anda sudah tidur minimal selama 6 jam sebelum berangkat sebagai antisipasi jika tidak dapat masuk rest area.

5. Makanan dan Minuman Wajib Diperhatikan

Rest area menyediakan kebutuhan makan dan minum, namun di masa mudik Lebaran pengunjungnya dapat membeludak dan menyulitkan, bahkan untuk sekadar mencari tempat parkir. Anda bisa menyiapkan kebutuhan logistik penumpang sebelum perjalanan, khususnya kalau mengajak anak atau lansia.

6. Perhatikan Bahan Bakar

Isi penuh bensin sebelum masuk jalan tol dan gunakan data di MID buat memperhitungkan penggunaan bahan bakar dalam perjalanan. Dengan begitu, bisa memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk masuk ke rest area tanpa perlu khawatir kehabisan bensin.

7. Manajemen Perjalanan dengan Baik

Pemilihan waktu perjalanan memegang peran sangat penting, terutama buat ruas tol Jakarta hingga Semarang. Optimalkan aturan one way di jalan tol, jadi waktu perjalanan dapat dipangkas. Manfaatkan peta digital dan social media resmi untuk mengecek situasi lalu lintas terkini dan mencari rest area.

8. Dilarang Berhenti di Bahu Jalan Tol!

Kecuali darurat, jangan pernah berhenti di bahu jalan tol karena berisiko ditabrak dari belakang. Bagaimana kalau anak atau lansia tidak bisa menahan keinginan buang air kecil? Jika masih jauh dari rest area, tepikan mobil dan pastikan posisinya aman dengan memperhatikan garis marka jalan. Pasang rambu-rambu darurat seperti segitiga pengaman di belakang mobil dan nyalakan lampu hazard. Segera jalan begitu urusan selesai.

9. Manfaatkan Pom Bensin Dekat Exit Tol

Anda bisa memanfaatkan exit tol untuk mencari pom bensin di jalan raya terdekat dengan menggunakan aplikasi peta digital. Sambil isi bensin, Anda bisa leluasa beristirahat, ke kamar mandi, atau makan. Sempatkan tidur sekitar 30 menit kalau mengemudi sendiri, dan lanjutkan perjalanan ketika fisik sudah mulai bugar.

"Rest area merupakan kebutuhan penting pemudik sehingga menjadi memicu kemacetan panjang, bahkan sampai ditutup sementara. Karena itu, Anda harus mempersiapkan mobil dengan baik supaya tidak tergantung rest area. Buat yang belum servis berkala atau mobilnya mengalami gangguan, bisa berkunjung ke Posko Siaga Auto2000 yang beroperasi 24 jam, sekaligus memberi waktu bagi penumpang untuk istirahat," terang Yagimin, Chief Marketing Auto2000, Selasa (1/4/2025).




© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.