Momen Lebaran Idul Fitri sekali setahun bisa memicu rasa cemas karena harus bersiap dengan pertanyaan seperti 'kapan nikah' atau 'kapan punya anak' yang bisa membuat tertekan.
Psikiater dr Andreas Kurniawan, SpKJ mengatakan seseorang kerap merasa cemas dan khawatir atas pertanyaan tersebut karena merasa takut akan respons atau penilaian orang lain terhadapnya. Kata dia, agar tidak bikin stres, hal yang bisa dilakukan adalah mengontrol reaksi diri.
"Siapkan template jawaban," ucap dr Andreas ketika ditanya cara menjawab pertanyaan basa-basi Lebaran.
"Paling gampang misalnya senyum dan bilang 'hehehe doain aja'. Selesai. Kenapa harus kita yang mikir? Setelah itu dia bakal lupa dan dia bakal menanyakan ke orang lainnya lagi," sambungnya.
dr Andreas bilang beban yang muncul saat merespons pertanyaan itu karena harus menyiapkan berbagai jawaban untuk setiap orang. Respons yang kamu lontarkan juga tak harus menyenangkan orang yang bertanya.
Seseorang juga merasa tertekan akibat merasakan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sanak saudara merupakan bentuk judgement atau penilaian. Oleh sebab itu, mindset atau pemikiran terkait hal itu harus diubah.
"Inget, ketika orang bertanya, kita cuma perlu menjawab. Tentu kita nggak perlu menjawab sesuai dengan harapan dia," tandasnya.