TRIBUNNEWS.COM - Red Sparks berada di ujung tanduk setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Pink Spiders dalam final Liga Voli Korea musim 2024-2025.
Namun, Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan masih punya satu kesempatan untuk memperpanjang nafas perjuangan di final.
Red Sparks akan menjamu Pink Spiders di leg ketiga yang akan berlangsung di kandang sendiri, Jumat (4/4/2025) pukul 17.00 WIB.
Hasil leg kedua yang berakhir dengan kekalahan dramatis 2-3 (25-23, 18-25, 25-22, 12-25, 12-15) membuat Red Sparks semakin terpojok.
Megawati Hangestri tampil impresif di leg kedua dengan mencetak 25 poin, menjadi pencetak angka terbanyak di timnya.
Sayangnya, performa luar biasa Megawati tidak cukup untuk membawa Red Sparks meraih kemenangan.
Di sisi lain, Pink Spiders menunjukkan daya juang luar biasa dengan melakukan comeback dramatis setelah tertinggal dua set lebih dulu.
Hasil itu membuat Red Sparks kini tertinggal 0-2 dalam format best of five (Bo5), di mana tim pertama yang meraih tiga kemenangan akan keluar sebagai juara.
Sementara Pink Spiders hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar, Red Sparks harus memenangkan tiga laga berturut-turut jika ingin membalikkan keadaan.
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, mengakui timnya dalam situasi sulit setelah menelan dua kekalahan.
"Kami sudah memberikan segalanya di leg kedua, tapi kehilangan momentum di set ketiga. Sekarang kami harus fokus untuk bertahan di leg ketiga. Tidak ada pilihan lain selain menang," ujar Ko, dikutip dari Naver.
Salah satu kendala besar Red Sparks adalah kondisi fisik para pemainnya yang kelelahan di tengah pertandingan.
Libero utama mereka, No Ran, yang sempat absen di leg pertama karena cedera, terpaksa bermain dengan kondisi kurang fit di leg kedua.
Pelatih Ko Hee-jin pun mengungkapkan bahwa keputusan untuk menurunkannya di leg ketiga akan ditentukan pada hari pertandingan.
"No Ran mengalami banyak rasa sakit, tapi dia tetap ingin bermain. Saya sangat menghargai perjuangannya. Namun, kami harus melihat kondisinya sebelum mengambil keputusan," ujarnya.
Selain itu, Red Sparks juga perlu mengatasi kelelahan Bukilic yang terlihat menurun di leg kedua.
Pemain asal Serbia ini mencetak 22 poin tetapi membuat 15 kesalahan yang cukup merugikan timnya.
Tanpa performa maksimal dari semua pemain, akan sulit bagi Red Sparks untuk menghentikan dominasi Pink Spiders.
Dengan kondisi tertinggal 0-2, Red Sparks tidak punya pilihan selain menang di leg ketiga jika masih ingin menjaga asa juara.
Bermain di kandang sendiri bisa menjadi keuntungan bagi Megawati dan timnya, tetapi mereka harus tampil sempurna untuk menahan dominasi Pink Spiders yang hanya selangkah lagi dari gelar juara.
Senin, 31 Maret 2025
Pukul 17.00 WIB: Pink Spiders vs Red Sparks (Leg 1), 0-3 (21-25, 22-25, 19-25)
Rabu, 2 April 2025
Pukul 17.00 WIB: Pink Spiders vs Red Sparks (Leg 2), 3-2 (23-25, 18-25, 25-22, 25-12, 15-12).
Jumat, 4 April 2025
Pukul 17.00 WIB: Red Sparks vs Pink Spiders (Leg 3)
Minggu, 6 April 2025
Pukul 14.00 WIB: Red Sparks vs Pink Spiders (Leg 4/jika diperlukan)
Selasa, 8 April 2025
Pukul 17.00 WIB: Pink Spiders vs Red Sparks (Leg 5/jika diperlukan)
(Tio)