Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Depok mendapat permintaan bantuan melepaskan cincin oleh warga. Proses evakuasi berjalan dramatis.
"Korbanya merupakan hafiz Al-Qur'an, di mana cincin di jari tangannya tidak bisa lepas sehingga meminta bantuan petugas damkar untuk melepasnya," kata Plt Kabid Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Depok, Tesy Haryati, Kamis (3/4/2025).
Proses evakuasi itu berlangsung pada Rabu (2/4) kemarin malam di Pos Damkar Merdeka. Proses evakuasi melibatkan banyak orang yang berperan untuk menahan badan dan tangan korban.
Dalam peristiwa itu, kondisi jari tangan korban berinisial MNA (22) sudah dalam kondisi bengkak dan menghitam. Lingkar cincin sudah hampir tertutup kulit jari yang membengkak.
Petugas melepas cincin tersebut dengan alat seperti mini grinder, sarung tangan latex, feuler guide, tang snap, dan senter. Korban sempat berteriak-teriak saat cincin tersebut dipotong untuk dilepaskan dari jari yang sudah membengkak.
Jari tengah korban membengkak dan berubah warna menjadi kehitaman sejak sebelum hari lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah lalu. MNA lalu dibawa ke kantor damkar setelah lebaran untuk dilepaskan cincinnya.
"Korban teriak karena menahan sakit. Kondisi jari sudah lumayan bengkak, sebelum lebaran sudah bengkak," katanya.
Dengan hati-hati, evakuasi cincin dari jari yang bengkak itu akhirnya selesai. MNA juga menyampaikan terima kasih setelah proses pelepasan cincin selesai.
"Iya (MNA) hafiz Al-Qur'an, dia hafal sampai juz 27," katanya.
"Damkar buka kantor 24 jam, tidak ada cuti bersama, jadi diimbau ketika ada kejadian kegawatdaruratan segera menghubungi damkar, jangan tunggu sampai parah seperti ini," tambahnya.