Hidrasi Penting saat Berkendara Jarak Jauh, Perlukah Minum Isotonik?
GH News April 03, 2025 06:05 PM

Karena punya komposisi mirip cairan tubuh, minuman isotonik banyak jadi pilihan untuk menjaga hidrasi saat berkendara jarak jauh. Banyak juga yang merasa, jenis minuman ini paling tidak bikin beser.

Sayangnya, dokter urologi menyebut tidak ada kaitan antara beser dengan komposisi minuman tersebut. Bahkan secara umum bisa dikatakan, tidak ada makanan dan minuman khusus yang secara spesifik bisa mencegah beser dalam perjalanan.

"Kalau minuman isotonik kan sebenarnya itu minuman yang kandungan natrium, kalium itu seimbang. Jadi dia sebetulnya mirip dengan cairan tubuh. Kalau itu dibilang dapat mengurangi beser, sebenarnya nggak juga," ujar dr Hilman ketika dihubungi detikcom, Selasa (18/3/2025).

Lain halnya dengan minuman berkafein yang memang punya efek diuretik. Terlalu banyak mengonsumsi kopi atau minuman bersoda yang mengandung kafein, memang dikaitkan dengan risiko beser yang lebih tinggi.

Meski demikian, dr Hilman menyebut tidak ada larangan mengonsumsi minuman isotonik dalam perjalanan jauh. Sama seperti minuman yang lain, minuman isotonik juga dapat membantu untuk menjaga cairan tubuh.

"Lebih kepada pencegahan dehidrasi artinya kalau memang cairan tubuh atau dia haus sekali sampai dehidrasi ya, sebaiknya minum cairan isotonik," tandasnya.

Terkait kandungan gula, Prof Dr dr Nur Rasyid, SpU(K) mewanti-wanti untuk tidak berlebihan mengonsumsi minuman isotonik. Pada kondisi tertentu, sebaiknya dibatasi karena bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

"Isotonik nggak apa apa, air normal seperti minuman-minuman botol itu yang netral lah, sama saja. Yang harus hati-hati justru gulanya. Sebenarnya manis itu, mau apapun, karena di gulanya pada orang yang sudah memiliki masalah gula, nanti malah jadi semakin sering kencingnya. Kalau orang normal ya tergantung volume aja," ujar Prof Rasyid.




© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.