Penjelasan Ilmiah di Balik Mati Suri, Inikah Pemicu Munculnya 'Penampakan Gaib'?
GH News April 03, 2025 07:04 PM

Mati suri atau fenomena near-death experience (NDE) telah lama menjadi perhatian peneliti. Tak sedikit orang yang mengalami NDE melaporkan pengalaman 'gaib' seperti melihat cahaya putih hingga merasa terbang keluar dari tubuh.

Dalam studi terbaru, peneliti mengungkapkan teori psikologi evolusioner neurofisiologis untuk memahami kejadian ini. Teori ini menyebut NDE terjadi ketika kadar oksigen di otak menurun, sementara konsentrasi karbondioksida meroket dan menyebabkan asidosis cerebral.

Dikutip dari IFL Science, ini kemudian memicu reaksi berantai yang mengarah pada peningkatan rangsangan saraf di daerah otak utama, termasuk persimpangan temporoparietal dan lobus oksipital. Ini disertai dengan pelepasan neurotransmitter endogen secara besar-besaran.

Akibatnya terjadi peningkatan sinyal serotonin yang mungkin bertanggung jawab atas munculnya halusinasi visual. Sementara, lonjakan kadar endorfin memicu perasaan damai yang mendalam dan lonjakan dopamin memicu perasaan hiper-realitas terkait halusinasi tersebut.

"NDE mungkin merupakan bagian dari kaskade pertahanan yang dipicu oleh respons neurofisiologis terhadap ancaman saat respons perilaku lawan atau lari tidak lagi memungkinkan," kata tim peneliti.

Salah satu orang yang mengalami kejadian ini adalah Tessa Romero (50) di Spanyol. Pada suatu waktu, ia mengalami serangan jantung mendadak dan jantungnya tidak berdetak selama 24 menit. Selama itu, tim medis berusaha menyelamatkan nyawa Tessa.

"Saya mendengar mereka berbicara soal infark miokard akut dan serangan jantung mendadak. Tetapi tidak ada konsensus. Kita tidak akan pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi," kata Tessa dikutip dari Daily Mail.

Ketika itu, Tessa mengaku merasakan kedamaian yang luar biasa. Ia tidak merasakan sakit fisik dan emosional, bahkan dirinya mengaku terbang keluar dari tubuhnya.

Menurutnya, pengalaman itu sangatlah aneh, tapi di satu sisi juga sangat terasa nyata.

"Aku bisa melihat orang datang dan pergi di klinik, dan aku bisa melihat kedua putri kecilku di ruang tunggu. Aku melihat tubuh orang terbaring di sana. Itu membingungkan karena aku tidak sadar bahwa aku telah mati," ceritanya.

Tessa mengaku awalnya tidak percaya dengan fenomena semacam ini. Tapi semenjak kejadian tersebut, pikirannya berubah.




© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.