BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Berbagai destinasi wisata yang dimiliki, Kabupaten Kotabaru masih jadi primadona masyarakat untuk datang berlibur.
Terlebih di libur panjang Hari Raya Nyepi yang berlanjut dengan libur Idul Fitri 1446 H tahun ini.
Setidaknya ribuan pengunjung luar daerah datang bertandamg untuk menikmati berbagai objek wisata yang ada.
Baik itu suana pantai, pegunungan, hingga wisata alam seperti puncak Meranti dan Air terjun Tumpang Dua.
Diungkapkan Hamdan, pengunjung asal Kabupaten Barito Kuala, bersama dua temannya sudah tidak kebagian penginapan untuk beristirahat.
"Mungkin karena datangnya dadakan. Jadi penginapan sudah banyak yang full dibooking," bebernya, Sabtu (5/4/2025).
Sempat mengunjungi Pantai Teluk Tamiang, Hamdan juga mengakui banyak pengunjung yang hadir di pantai yang menawan dengan laut biru dan pasir putihnya ini.
Urung menginap di sana, mereka bertiga pun lanjut ke Ibukota Kotabaru untuk mampir ke Siring Laut dan berencana menginap di sekitar kawasan kota.
Namun lagi-lagi rencana tidak terealisasi jelas untuk beristirahat. Karena beberapa penginapan yang dihubungi sudah penuh dipesan pengunjung.
"Ya mau tidak mau, alternatif lain kami sewa tenda dan menginap di Pantai Gedambaan," sebutnya.
Sementara itu, diungkapkan resepsionis Pantai Gedambaan, peminat yang datang dan menginap di beberapa cottage yang tersedia sudah penuh dipesan sebelum lebaran tadi.
"Infonya ini sampai 10 April sudah penuh dipesan, jadi tidak ada kamar kosong," sahutnya saat dihubungi.
Kondisi serupa juga disampaikan Isur, pengelola penginapan di Wisata Kampung Nelayan, Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulaulaut Sigam.
"Penginapan sudah ada yang booking sampai 6 April, jadi tidak bisa kami terima," sebutnya.
Terpisah, Kadisparpora Kotabaru, Sonny Tua Halomoan tidak menampik adanya peningkatan pengunjung di libur panjang ini.
"Memang ada peningkatan pengunjung dari luar daerah, itu terlihat dari plat kendaraan bermotor yang terlihat di parkiran maupun berseliweran," ujar Sonny yang juga menyempatkan melihat langsung di beberapa objek wisata. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)