Kacang merupakan pilihan camilan sehat, tapi konsumsi beberapa jenisnya perlu diwaspadai karena tinggi garam, gula, hingga lemak jenuh. Berikut daftarnya.
Saat membahas pola makan, banyak pakar kesehatan menyarankan kacang sebagai camilan sehat. Kacang tinggi protein yang bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga seseorang terhindar dari makan berlebih.
Namun, seperti halnya makanan lain, konsumsi kacang yang berlebihan juga tidak bagus untuk kesehatan. Beberapa jenis kacang mengandung bahan yang berdampak buruk untuk kesehatan jika dimakan terlalu banyak, seperti garam, gula, dan lemak jenuh yang berisiko meningkatkan kolesterol.
Selain itu, produksi beberapa jenis kacang berimbas buruk pada lingkungan. Utamanya karena proses pertumbuhannya yang membutuhkan sangat banyak air.
Mengutip The Takeout (4/4/2025), batasi konsumsi 6 jenis kacang ini:
Cashew atau kacang mede terkenal nikmat dengan rasa gurih dan tekstur creamy. Namun, di balik kandungan protein dan seratnya, konsumsi kacang mede perlu dibatasi karena tinggi lemak jenuh. Jumlahnya 2 kali lipat dari almond.
Konsumsi lemak jenuh berlebih dikaitkan dengan peningkatan risiko kolesterol. Selain itu, produksi kacang mede banyak dikritik tidak manusiawi karena sebagian besar ditanam dan diolah di beberapa negara termiskin di dunia.
![]() |
Produk kacang panggang kerap ditemukan di supermarket dan banyak dipilih sebagai camilan sehat. Namun, produk ini sering kali mengandung gula dan garam tambahan dalam jumlah tinggi, apalagi yang memang diberi tambahan perasa seperti madu.
Alhasil, nilai kandungan kalori, lemak, dan sodiumnya juga melonjak. Lebih disarankan memanggang kacang sendiri di rumah untuk membatasi penggunaan bahan tambahan yang bikin konsumsi kacang kurang sehat.
Selain kacang panggang, kacang asin dan berbumbu juga perlu dibatasi konsumsinya karena tinggi garam dan gula tambahan. Jenisnya termasuk kacang almond panggang asal Korea yang terkenal. Produk ini bisa memenuhi 6-7% asupan garam harian yang direkomendasikan.
Hal penting lain yang perlu diwaspadai adalah kebiasaan makan kacang ini yang biasanya disandingkan dengan minum alkohol. Kamu bisa berakhir minum lebih banyak dan lebih cepat karena kandungan garam tambahan pada kacang. Lebih disarankan memilih kacang berbumbu dengan bumbu rempah alami, seperti paprika, cabai, atau kayu manis.
Selengkapnya di halaman selanjutnya.
![]() |
Pistachio yang kini sedang tren sebagai rasa dessert berasal dari kacang pistachio yang terkenal tinggi serat, protein, dan antioksidan. Namun, kacang ini juga tinggi lemak dan kalori sehingga bila dikonsumsi oleh mereka yang pencernaannya sensitif, bisa bikin tidak nyaman.
Dari segi produksi, kacang ini juga tidak ramah lingkungan. Pohon pistachio membutuhkan air yang tidak sedikit untuk tumbuh. Hal ini ditampilkan dalam film dokumenter berjudul "Pistachio Wars," yang membahas dampak negatifnya terhadap lingkungan di California.
Almond merupakan jenis kacang yang paling banyak dikonsumsi di Amerika Serikat. Kacang almond terkenal akan manfaat sehatnya, termasuk baik bagi kesehatan jantung, mengandung ragam vitamin, dan antioksidan.
Namun, produksi kacang almond tidak bagus untuk lingkungan. Dibutuhkan lebih dari satu galon air untuk menghasilkan setiap kacang almond. Sebagian besar kacang almond dunia berasal dari California, yang terus berjuang melawan masakan kekeringan.
![]() |
Pada prinsipnya, konsumsi semua jenis kacang akan tidak bagus jika berlebihan. Pakar kesehatan pun menyarankan makan secukupnya untuk mendapat manfaat sehat maksimal.
Satu porsi kacang sudah cukup. Beratnya kira-kira 30 gram atau setara dengan segenggam kecil jenis kacang apapun. Jika ingin trik agar tidak berlebihan makan kacang, coba beli kacang yang masih dalam cangkang atau kulitnya sehingga kamu tidak kebablasan ngemil kacang karena terlalu nyaman memakannya. Cara lain dengan menempatkan kacang di wadah porsi personal sehingga kamu tahu kapan harus berhenti memakannya.