Bagaimana Kelas Anda Menyusun Kesepakatan Kelas yang Mengatur Apresiasi/Konsekuensi tentang Keterlambatan?
Moh. Habib Asyhad May 25, 2025 12:34 PM

Artikel ini tentang bagaimana kelas Anda menyusun kesepakatan kelas yang mengatur apresiasi/konsekuensi tentang keterlambatan. Semoga bermanfaat.

---

Intisari hadir di WhatsApp Channel, follow dan dapatkan berita terbaru kami di sini

---

Intisari-Online.com -Sekarang sudah tidak zamannya guru otoriter. Ada baiknya segala keputusan yang diambil di kelas berdasarkan keputusan bersama yang juga melibatkan murid, termasuk dalam urusan apresiasi dan konsekuasi jika siswa -- atau guru -- terlambat.

Artikel ini akan membahas tentang bagaimana kelas Anda menyusun kesepakatan kelas yang mengatur apresiasi/konsekuensi tentang keterlambatan. Semoga bermanfaat.

Bagaimanapun juga, keterlambatan di kelas akan mengganggu kegiatan belajar mengajar. Tidak hanya siswa yang berpotensi terlambat, guru pun terkadang demikian. Lalu bagaimana solusinya supaya kedua belah pihak sama-sama enak?

Meskipun begitu, pertama-tama kita harus sadar, bahwa tidak selamanya keterlambatan di sekolah itu disengaja. Ada juga keterlambatan yang disebabkan oleh faktor-faktor lain yang sifatnya insidental, seperti jalanan macet, kendaraan mogok, dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana seorang guru menyusun kesepakatan di kelasnya dalam mengatur soal keterlambatan?

1. Identifikasi masalah

Pertama-tama guru harus tahu kenapa seorang siswa terlambat. Guru perlu memberikan pemahaman tentang dampak yang ditimbulkan jika siswa terlambat terhadap proses belajar mengajar. Dengan begitu, seluruh anggota kelas bisa dilibatkan dalam membuat keputusan untuk memupuk rasa tanggung jawab bersama.

2. Buat kesepakatan bersama

Jika sudah selesai mengidentifikasi masalah, seluruh anggota kelas beserta guru bisa menyusun kesepakatan akan poin-poin realistis yang dapat dijalankan jika siswa terlambat. Semacam kontrak belajar terkait keterlambatan di kelas.

3. Buat reward dan punishment (konsekuensi)

Setelah sudah tercipta poin kesepakatan, nantinya anggota kelas bisa menentukan apresiasi dan konsekuensi jika ada yang datang terlambat. Tapi pastikan bahwa reward-nya tidak berlebihan dan punishment-nya yang mendidik dan tidak asal hukum karena bisa-bisa justru membuat siswa justru memberontak.

4. Buat dokumentasi

Jika poin kesepakatan dan konsekuensi dari siswa yang terlambat sudah ada, maka sekretaris atau anggota kelas bisa mendokumentasikannya sebagai bukti. Dokumentasi bisa berupa tulisan yang dipajang atau difoto atau apa pun itu bentuknya. Dokumentasi penting sebagai pengingat baik dari pihak guru atau pihak murid.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.