TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berada di jalur jembatan penghubung Desa Keliki dan Desa Tegalalang, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali patah, Jumat 28 November 2026 sekitar pukul 11.00 Wita.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pantauan Tribun Bali, secara fisik kondisi tiang masih kokoh.
Namun pada bagian pangkalnya, patah. Diduga pangkal tiang tidak kuat menahan beban di atasnya.
Akibat patahan itu, badan tiang pun melintang di tengah jalan yang menyebabkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas.
Namun pemotor tetap nekat melintas di bawah tiang meskipun sangat berbahaya.
Hal itu dikarenakan jalur ini merupakan akses satu-satunya yang paling dekat.
Sementara jika mereka mencari jalur lain, jaraknya terlalu jauh. Mereka harus melintasi Ubud atau Payangan.
Dalam mengantisipasi hal yang tak diinginkan, Babinsa Desa Keliki, Sertu Dewa Made Sudiarta dan aparat kepolisian berjaga di TKP.
Sertu Sudiarta juga membantu pengendara motor agar bisa melewati tiang dengan selamat.
Sebab selain tiang tumbang, posisi peristiwa ini juga berada di jalur yang cukup ekstrem. Yakni tanjakan atau turunan curam.
Saat Tribun Bali berada di lokasi, petugas PLN telah berada di lokasi untuk proses evakuasi.
Karena lokasi yang cukup ekstrem, proses evakuasi membutuhkan waktu yang relatif lama.
Babinsa Desa Keliki, Sertu Dewa Made Sudiarta mengatakan, belum diketahui penyebab pangkal tiang PLN tersebut patah.
Namun kata dia, belakang ini cuaca di wilayah setempat selalu diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
"Tadi tiangnya tumbang sekitar jam 11, belum diketahui penyebab pasti penyebabnya. Namun dari pengamatan, pangkal tiangnya patah," ujarnya.
Sertu Sudiarta mengatakan kejadian serupa memang kerap terjadi di wilayahnya.
Biasanya tiang tumbang disebabkan tertimpa pohon tumbang. Namun untuk kasus ini, tidak terdapat pohon tumbang.
"Untuk pengendara, kami mengimbau agar selalu berhati-hati saat berkendara di wilayah Keliki, terlebih lagi saat sedang turun hujan lebat."
"Karena kejadian seperti ini sering terjadi. Ketika hujan, sebaiknya berhenti sejenak di tempat yang aman, sembari menunggu hujan reda."
"Karena pohon tumbang, tiang tumbang dan tanah longsor biasa terjadi saat hujan lebat," ujarnya. (*)