TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, imbas pekerjaan jaringan utilitas Telkom yang berlangsung hingga awal Desember 2025.
Pengendara diperingatkan untuk bersiap menghadapi penyempitan jalan dan perubahan arus lalin di titik-titik tertentu sepanjang koridor tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan, pekerjaan dilakukan di sisi utara Jalan Gatot Subroto, dimulai dari Halte Transjakarta Denpasar hingga sebelum Jalan Denpasar.
“Lokasi pekerjaan berada di Jalan Jenderal Gatot Subroto sisi utara, mulai dari Halte Transjakarta Denpasar sampai dengan sebelum Jalan Denpasar,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025).
Pekerjaan jaringan utilitas itu berlangsung sejak 24 November hingga 8 Desember 2025, dan berdampak pada penyempitan jalur reguler.
Tak hanya itu, separator busway sepanjang kurang lebih 350 meter juga dibongkar sementara demi menjaga konsistensi lajur selama proses pekerjaan.
“Sehingga bus Transjakarta menjadi mix traffic dan dipasang kembali setelah pekerjaan selesai,” kata Syafrin.
Dishub melakukan rekayasa lalu lintas bertahap sesuai titik galian:
a. Pekerjaan Pit 1
Titik galian: sisi kiri lajur reguler samping Halte Transjakarta Denpasar
Waktu: 24 November 2025 pukul 22.00 – 1 Desember 2025 pukul 04.00
Dampak: pengurangan lebar jalan
Catatan: hanya dikerjakan saat weekend
b. Pekerjaan Pit 2
Titik galian: sisi kiri lajur reguler depan Gedung Patra Jasa (mesin HDD)
Waktu: 26 November – 5 Desember 2025
Dampak: pengurangan lebar jalan
c. Pekerjaan Pit 3
Titik galian: sisi kiri lajur reguler depan Gedung CFX Tower (mesin HDD)
Waktu: 6 – 14 Desember 2025
Dampak: pengurangan lebar jalan
d. Pekerjaan Pit 4
Titik galian: sisi kiri lajur reguler samping Flyover Kuningan sebelum Jalan Denpasar (Balai Kartini)
Waktu: 5 Desember 2025 pukul 22.00 – 8 Desember 2025 pukul 04.00
Dampak: pengurangan lebar jalan
Catatan: hanya dikerjakan saat weekend
“Pekerjaan pit 1 dan pit 4 hanya dikerjakan pada waktu hari libur atau weekend,” kata Syafrin.
Dishub mengimbau pengendara memilih rute alternatif untuk menghindari kepadatan, terutama pada jam sibuk.