Grid.ID - Gestur Inara Rusli saat konferensi pers dibongkar pakar ekspresi. Terekam jelas adanya kontradiksi dalam perubahan posisi Inara Rusli.
Inara Rusli kembali menjadi perhatian publik. Sebelumnya, Inara dilaporkan ke polisi atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan oleh seorang wanita, Wardatina Mawa.
Menanggapi hal tersebut, Inara Rusli pun akhirnya buka suara. Di hadapan pers, mantan istri Virgoun itu menyampaikan permohonan maaf.
Gestur Inara Rusli saat konferensi pers dikuliti pakar ekspresi. Seperti apa penjelasannya?
Dicatut dari Tribunnewsmaker.com, pada konferensi pers yang digelar di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Jumat (28/11/2025), suasana menjadi haru ketika Inara akhirnya tampil di depan media. Di hadapan wartawan, Inara tampak berusaha tegar meski tekanan publik begitu besar dan isu yang menimpanya terus bergulir.
Saat menyampaikan pernyataan, ia tidak mampu menahan air mata yang berjatuhan akibat beratnya masalah dan respons masyarakat terhadap dirinya. Dalam momen yang penuh emosi itu, Inaramengucapkan permohonan maaf.
“Aku cuma mau menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Dan untuk semua pihak, kalau ada yang masih percaya sama aku, aku berterima kasih dan memohon doanya,” ujarnya dengan suara bergetar.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk keterbukaan Inara kepada publik, sekaligus ungkapan bahwa ia tengah berusaha kuat menghadapi badai isu yangmenghampirinya.
Dilansir dari kanal YouTube Reyben Entertainment, penampilan Inara Rusli di depan publik saat menghadapi proses perceraian dengan suaminya, Virgoun, menarik perhatian pakar ekspresi. Melalui analisis bahasa tubuh (body language) yang ditunjukkannya saat konferensi pers, pakar ekspresi Koh Santo membongkar pesan tersembunyi Inara di balik gestur duduk dan posisi tangannya.
Menurut Koh Santo, ada kontradiksi antara keinginan Inara untuk meluruskan masalah dengan upayanya untuk menjaga privasi. Kontradiksi ini terekam jelas dalam perubahan posisi duduk dan tangannya.
Koh Santo menyoroti perubahan posisi duduk Inara. Bermula dari posisi lurus menjadi menyilangkan kaki di depan (crossing), tepat ketika kuasa hukumnya menyampaikan kronologi kepada wartawan.
"Posisi duduknya yang awalnya duduknya lurus kemudian dilipat di depan, kita bisa artikan dengan menutup," jelas Koh Santo.
Secara kesadaran, Inara memang ingin meluruskan berita dan rumor liar yang beredar. Namun, secara tidak sadar, gestur menyilangkan kaki ini menunjukkan bahwa Inara tidak ingin kehidupan pribadinya menjadi konsumsi publik yang berkepanjangan.
Selain posisi kaki, posisi tangan mantan istri Virgoun itujuga menjadi indikator kuat pesan "menutup diri" tersebut. Inara terlihat melipat dan menyatukan kedua tangannya, lalu meletakkannya di atas paha yang tersilang.
"Posisi tangan yang begini adalah satu pertanda,sekali lagi dia tidak ingin semua rahasianya terbongkar," tegas Koh Santo.
Gestur ini seolah memberi tahu bahwa meskipun Inara bersedia tampil untuk klarifikasi, ada batasan tegas yang ia tarik. Adapun pesan yang ingin disampaikan Inara Rusli melalui bahasa tubuhnya adalah: "Iya, memang saya ingin meluruskan berita-berita di luar sana. Akan tetapi, di sisi lain saya tidak mau, ini urusan pribadi saya, kalian jangan ikut campur."