Lubuk Pakam (ANTARA) - Sembilan kecamatan di Kabupaten Deli Serdang masih terdampak bencana banjir dan longsor dari sebelumnya 17 kecamatan berdasarkan pendataan Command Center pemkab setempat.

"Sebelumnya terdapat 17 kecamatan terdampak banjir dan longsor. Dari data terakhir, per hari ini, kondisinya sudah berangsur surut. Tinggal sembilan kecamatan yang beberapa desanya masih terdampak," kata Plt Kadis Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, di Lubuk Pakam, Minggu.

Tujuh kecamatan yang masih terdampak banjir atau masuk dalam zona kuning yakni Percut Sei Tuan, Sunggal, Hamparan Perak, Labuhan Deli, Batang Kuis, Tanjung Morawa, dan Pantai Labu.

Dua kecamatan yang masih terdampak longsor yakni Sibolangit dan STM Hilir.

Di STM Hilir, material longsor menutupi jalan penghubung Desa Penungkiren menuju Rambai. Namun, saat ini sedang dalam pengerjaan untuk pembukaan jalan. Sedangkan di Kecamatan Sibolangit, tepatnya di Desa Suka Maju, jalan belum bisa dilalui.

Wilayah yang banjirnya sudah surut di antaranya Lubuk Pakam, Deli Tua, Namorambe, Pancur Batu, Galang, Patumbak, Beringin, dan Bangun Purba.

"Kondisinya sudah berangsur pulih, tinggal tujuh kecamatan terdampak banjir dan dua kecamatan titik longsor. Namun posko bencana tetap didirikan di kantor kecamatan," katanya.

Ia mengatakan, sesuai instruksi Bupati Deli Serdang, meskipun sejumlah daerah telah surut dan masyarakat berangsur kembali ke rumah masing masing, namun fokus pemerintah masih tetap melakukan monitoring dan mendistribusikan kebutuhan dapur umum dan memastikan kebutuhan air bersih aman serta posko kesehatan berjalan dengan semestinya.

"Pak Bupati dan Wakil Bupati menegaskan agar petugas dapat memastikan masyarakat aman dan semua kebutuhan darurat terpenuhi. Air bersih dan kesigapan tenaga kesehatan juga menjadi fokus Pemkab Deli Serdang, dan saat ini masuk dalam tahap penanganan pascabencana. Maka penting sekali petugas kesehatan melakukan upaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dan pascabanjir ini juga sudah mendata persiapan rehabilitasi infrastruktur untuk percepatan pemulihan kondisi kecamatan agar kembali normal," katanya

Fokus pemenuhan kebutuhan terhadap warga terdampak banjir tetap dilakukan, terlebih karena di sembilan wilayah zona kuning tersebut masih terdapat pengungsi.

Seperti di Kecamatan Percut Sei Tuan masih ada 3.957 pengungsi, Labuhan Deli 2.345 pengungsi, Tanjung Morawa 495 pengungsi, dan Pantai Labu 1.191 pengungsi.

"Untuk jumlah pengungsi tinggal 7.989 orang, karena sebagian besar sudah kembali ke rumah masing-masing, dan itu tersebar hanya di lima kecamatan," katanya.


Baca juga: Pengungsi banjir di Serdang Bedagai Sumut butuh selimut dan obat