TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pemkab Kudus membuka seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau kepala dinas. Pengisian tersebut resmi diumumkan dalam surat bernomor 07/SELTER-JPTP/KDS/XI/2025.
Dalam seleksi ini, terdapat enam jabatan yang hendak diisi.
Keenam jabatan tersebut meliputi Asisten Administrasi Umum, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas PUPR, Kepala Diskominfo, Kepala Badan Kesbangpol, dan Kepala BKPSDM.
Pendaftaran dalam pengisian jabatan kali ini dibuka sejak 25 November hingga 9 Desember 2025.
Adapun di antara syarat yang harus dipenuhi yakni pendaftar haruslah pegawai negeri sipil yang bertugas di Pemprov Jateng atau pemerintah kabupaten atau kota di Jawa Tengah.
Pendaftar harus melakukan pemutakhiran data melalui laman myasn.bkn.go.id.
Selain itu persyaratan berikutnya yaitu pendaftar pernah menduduki jabatan atau sedang menduduki jabatan administrator atau jabatan struktural setara eselon IIIa sekurang-kurangnya dua tahun atau eselon IIIb sekurang-kurangnya tiga tahun, atau jabatan fungsional madya paling singkat dua tahun.
Untuk formasi Kepala Satpol PP harus menyertakan sertifikat penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).
“Untuk syarat-syarat lengkap bisa diakses di laman BKPSDM atau laman resmi Pemkab Kudus,” kata Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Kudus, Tulus Tri Yatmika, Minggu (30/11/2025).
Tulus mengatakan, sedianya terdapat delapan jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong. Hanya saja dalam seleksi pengisian jabatan ini hanya terdapat enam jabatan.
Dua jabatan yang masih kosong dan tidak ikut diisi dalam seleksi kali ini yaitu jabatan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Kesehatan.
Alasan masih belum dibukanya seleksi untuk dua jabatan tersebut lantaran keterbatasan anggaran.
Untuk dua jabatan tersebut akan dilakukan seleksi pada tahap berikutnya.
Adapun untuk seleksi yang saat ini berlangsung, dimulai dari seleksi administrasi, verifikasi rekam jejak pendaftar, asesmen Mabes Polri, penyusunan makalah, uji kompetensi, dan tes wawancara.
Setelah tahapan tersebut selesai dilalui, panitia akan mengumumkan nama-nama tiga peserta terbaik pada setiap formasi.
Nama-nama tersebut kemudian diserahkan kepada Bupati.
“Untuk pengumuman hasil seleksi terbuka nanti pada Januari 2026,” kata Tulus.
Dia berharap ada sejumlah PNS yang memiliki kapasitas dan kapabilitas ikut serta dalam seleksi kali ini.
Dengan begitu akan terpilih sosok yang terbaik.
Dalam seleksi terbuka kali ini, dalam susunan kepanitian selain diisi oleh internal, Pemkab Kudus menggandeng pihak eksternal.
Untuk ketua dalam seleksi pengisian jabatan ini diisi oleh Sekda Kabupaten Kudus, kemudian untuk anggotanya yaitu Kepala Inspektorat Kudus Eko Djumartono, Asisten Pemerintahan dan Kesra Jateng Iwanuddin Iskandar, Rektor Universitas Muria Kudus Darsono, dan Rektor UIN Sunan Kudus Abdurrohman Kasdi. (*)