Ringkasan Berita:
- Anggy Umbara sutradara film Ozora kampanye anti bullying di CFD, kawasan Jalan Sudirman Jakarta
- Menurut Anggy, bullying bukan sekadar persoalan antarindividu, tetapi juga dapat lahir dari sistem
- Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel tayang di bioskop 4 Desember
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suasana Car Free Day (CFD) Sudirman dipadati warga yang berolahraga, mendadak menghentikan aktivitasnya. Mereka terkejut.
Perhatian mereka tertuju ke arah sebuah Jeep Rubicon melaju menerobos kerumunan.
Mobil yang semula tampak menerobos ternyata tidak menyentuh tanah. Sejumlah warga mendadak menyadari ada belasan orang di bawah menggotong kendaraan tersebut.
Mobil itu rupanya bukan Rubicon sungguhan, melainkan replika ringan yang diberi nama Bullycon, dibawa masuk secara teatrikal ke area CFD.
Saat warga mulai berani mendekat, tulisan besar di sisi mobil itu terlihat jelas "OZORA: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel'
Aksi itu merupakan bagian dari kampanye film Ozora karya Umbara Brothers Film, yang digagas langsung oleh sutradara Anggy Umbara.
Anggy menyebut aksi tersebut sebagai bentuk pengingat publik terhadap kasus penyalahgunaan kekuasaan yang sempat mengguncang masyarakat.
“Kalau dulu mobil ini bisa bebas bergerak tanpa konsekuensi, sekarang biar publik yang melihatnya langsung," kata Anggy Umbara di kawasan Sudirman Jakarta Pusat, Minggu (30/11/2025)
"Ada hal-hal yang tidak boleh kita lupakan begitu saja,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan replika mobil bukan kendaraan asli memang dirancang sebagai kejutan visual untuk menarik perhatian tanpa membahayakan pengunjung CFD.
“Kami bikin versi dummynya, Bullycon. Tetap ikonik, tapi aman dan bisa dibawa keliling," ucapnya.
"Ya yang penting pesannya sampai, ketidakadilan yang dibiarkan akan terus berulang,” tegas Anggy.
Menurut Anggy, bullying bukan sekadar persoalan antarindividu, tetapi juga dapat lahir dari sistem, aparat, keluarga, maupun pihak berkuasa yang merasa dirinya tak tersentuh hukum.
Ketika terjadi, dampaknya menjalar luas: menimbulkan trauma, ketidakpercayaan publik, hingga menciptakan lingkaran kekerasan yang tak kunjung putus.
Pengunjung CFD yang awalnya panik kemudian berkerumun untuk melihat lebih dekat, memotret, dan berdiskusi mengenai simbol mobil kebal hukum yang kini hadir sebagai alat refleksi.
Rencananya film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 4 Desember 2025.
( Bayu Indra Permana)