Pria Curi TV Korban Kebakaran di Jakbar, Warga: Enggak Ada yang Kenal Sama Dia
December 16, 2025 02:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria tega mencuri televisi (TV) korban kebakaran di Jalan Dokter Makaliwe, Kelurahan Grogol, Jakarta Barat, Senin (15/12/2025).

Ia memanfaatkan kepanikan warga untuk melancarkan aksinya.

Video saat pria itu diamankan oleh sejumlah orang beredar di media sosial.

Seorang warga di lokasi kejadian, Hartanto mengatakan, tak ada yang mengenali pria tersebut.

"Iya, dia ketahuan bawa TV milik warga yang kebakaran. Karena kan pas kejadian itu warga pada panik dan angkutin barang buat dievakuasi."

"Nah orang ini (pelaku) enggak ada yang kenal sama dia, tapi kok malah ikutan gotong TV," ujar Hartanto di lokasi kejadian, dilansir TribunJakarta.com.

Setelah tertangkap mencuri TV milik korban kebakaran, pria itu langsung dibawa ke Pos RW sebelum akhirnya diserahkan kepada polisi.

"Sempat diamanin sama PPSU terus dibawa ke Pos RW. Dari sana baru deh dilaporin ke polisi," terangnya.

Di sisi lain, kebakaran itu menghanguskan tiga rumah di Jalan Dokter Makaliwe I, Senin pagi.

Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas saat memasak.

Hal itu disampaikan Kasie Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syaiful Kahfi.

Baca juga: Periksa 12 Saksi Kebakaran Gedung Terra Drone, Penyidik Dalami Unsur Kelalaian

"Dugaan sementara insiden kebakaran itu diduga dipicu oleh adanya kebocoran pada tabung gas saat memasak," katanya, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin.

Kejadian diketahui saat warga melihat kepulan asap tebal dari salah satu rumah sekira pukul 06.46 WIB.

Warga yang melihat itu lantas melapor kepada Ketua RW, yang kemudian diteruskan ke Satgas Grogol.

Api dengan cepat merembet ke dua rumah lainnya lantaran hembusan angin yang cukup kencang di lokasi kejadian.

"Api pun berhasil dilokalisir pada pukul 07.19 WIB, kemudian dilakukan pendinginan pukul 07.25 WIB, dan dinyatakan selesai operasi pada 08.06 WIB," ungkap dia.

Sebanyak 15 unit mobil pemadam dan 75 personel dikerahkan untuk menjinakkan api di kawasan permukiman pada penduduk itu.

"Antisipasi tinggi karena di permukiman padat," tandasnya.

Akibat kejadian ini, permukiman seluas sekira 166 meter persegi hangus terbakar.

Sebanyak tujuh kepala keluarga dengan total 36 jiwa terdampak.

Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Adapun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp233,4 juta.

"Jumlah kerugian kurang lebih Rp 233.396.000. Untuk korban luka maupun jiwa, nihil," tukas Syaiful.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra, Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.