TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Prof. Dr. (H.C.) Olly Dondokambey, S.E. kembali menjadi pusat perhatian dalam peta politik Sulawesi Utara.
Namanya dipastikan masih menjadi nakhoda utama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Bumi Nyiur Melambai.
Dalam Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Sulut yang digelar di Hotel Yama, Tondano, Selasa (23/12/2025), Olly Dondokambey kembali ditetapkan sebagai Ketua DPD PDIP Sulut oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Meski sebelumnya sempat beredar kabar bahwa kursi ketua akan beralih ke figur muda seperti Rio Dondokambey atau Steven Kandouw, namun realita di lapangan menunjukkan bahwa pengaruh dan tangan dingin Olly masih dibutuhkan untuk membesarkan partai.
Siapakah sebenarnya Olly Dondokambey? Berikut profil lengkap mantan Gubernur Sulut dua periode tersebut:
Pendidikan dan Gelar Akademik
Lahir di Manado pada 18 November 1961, Olly Dondokambey dikenal sebagai sosok yang sangat mementingkan pendidikan. Setelah lulus dari SMA Negeri Manado pada 1979, ia merantau ke Jakarta untuk menimba ilmu.
Karier Profesional di Bidang Ekonomi
Sebelum terjun ke politik praktis, putra Minahasa ini adalah seorang profesional di bidang ekonomi dan manajemen. Pengalamannya di korporasi menjadi modal kuat dalam mengelola pemerintahan di kemudian hari.
Karier Politik: Dari Senayan ke Kursi Gubernur
Karier politik Olly melesat tajam sejak bergabung dengan PDIP pada 2001. Ia dikenal sebagai salah satu orang kepercayaan Megawati Soekarnoputri di tingkat nasional.
Kehidupan Pribadi
Di balik kesuksesan kariernya, Olly didampingi oleh sang istri, Rita Tumuntuan. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak. Salah satunya adalah Rio Dondokambey, yang kini mengikuti jejak sang ayah sebagai politisi dan menjabat sebagai anggota DPR RI Dapil Sulut.
Biodata Singkat
Terpilihnya kembali Olly dalam Konferda di Tondano ini disambut meriah oleh ribuan kader yang memadati lokasi.
Dengan rekam jejaknya yang panjang, Olly tetap menjadi figur sentral yang dianggap mampu menjaga stabilitas dan kemenangan PDIP di Sulawesi Utara.