TRIBUN-BALI.COM - Jumlah pengguna jasa serta kendaraan masuk Bali, dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana sejak H-10 Natal tahun 2025 tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 lalu.
Namun, justru jumlah kendaraan keluar Bali yang naik sekitar 4 persen. Meskipun begitu, jumlah pengguna jasa masuk Bali menjelang Natal 2025 ini tercatat sebanyak 189.052 orang.
Menurut data yang berhasil diperoleh dari ASDP Cabang Ketapang, peningkatan jumlah pengguna jasa yang masuk Bali mulai terjadi sejak Jumat 19 Desember 2025 kemarin.
Saat itu tercatat ada 22.508 orang pengguna jasa, dengan total kendaraan sebanyak 6.226 yang didominasi roda dua dan kendaraan kecil (mobil pribadi).
Baca juga: LUMPUR Setebal 60 Cm Bikin Tersumbat, Ada Sampah Juga, PUPR Badung Bersihkan Drainase Jalan Kwanji
Baca juga: KASUS Lift Kelingking Beach Tetap Jalan! Walaupun Kajari Klungkung Pindah Tugas ke Maluku
Kemudian pada Minggu 21 Desember 2025, kemarin tercatat ada 26.831 orang pengguna jasa masuk Bali dengan jumlah kendaraan mencapai 7.617 unit yang didominasi roda dua dan kendaraan mobil pribadi.
Pada Senin 22 Desember 2025 tercatat ada 24.843 orang masuk Bali, dengan jumlah 6.577 unit yang didominasi kendaraan kecil serta roda dua.
Sementara pada Selasa 23 Desember 2025, kemarin tercatat ada penurunan menjadi 23.162 orang dengan total kendaraan sebanyak 6.399 unit.
Di lapangan, mobil pribadi bernomor polisi B atau Jakarta, L atau Surabaya serta lainnya mulai ramai di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk mengarah ke Denpasar.
"Sesuai data yang tercatat, yang masuk Bali turun (pengguna jasa dan kendaraan). Sementara yang keluar Bali (kendaraan) ada kenaikan," ungkap Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah saat dikonfirmasi, Rabu 24 Desember 2025.
Sesuai data yang diterima, periode 15-23 Desember kemarin tercatat ada penurunan jumlah pengguna jasa, kendaraan dan juga trip di lintas Ketapang-Gilimanuk khususnya ke Bali.
Jumlah pengguna jasa seluruhnya mencapai 189.052 orang, dan total kendaraan yang masuk Bali 54.562 unit dengan 1.992 trip. Jumlah kendaraan turun 2 persen dari tahun 2024 yang tercatat sebanyak 55.663 unit.
"Penurunannya masih normal tidak begitu signifikan. Yang terpenting adalah aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk aman lancar, tertib serta nyaman," tegasnya.
Dia berpesan kepada seluruh pengguna jasa agar tetap memerhatikan cuaca, dan mengikuti arahan petugas di lapangan saat menggunakan layanan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk untuk menjamin keselamatan bersama.
"Untuk sementara ini, jumlah armada yang dioperasikan sebanyak 30 kapal. Kemudian dari segi cuaca juga masih mendukung jadi aman untuk penyeberangan. Tapi masyarakat atau pengguna jasa agar tetap memperhatikan kondisi cuaca serta mengikuti arahan petugas," tandasnya. (*)