SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kecamatan Sako mulai melakukan penyemprotan fogging sebagai langkah pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah permukiman warga.
Kegiatan ini dilakukan setelah adanya arahan langsung dari Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyusul laporan warga terkait meningkatnya kasus DBD di sejumlah kecamatan.
Pelaksanaan fogging di Kecamatan Sako dilakukan oleh tim fogging kecamatan dan dilaporkan melalui unggahan akun Instagram @oypalembang yang dikutip pada Kamis (1/1/2026).
Dalam unggahan tersebut, warga menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah kecamatan yang langsung bergerak menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait ancaman DBD.
Dalam keterangan unggahan tersebut juga telah dipastikan jika kegiatan fogging ini gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.
"Terimo kasih pak wali dan Tim Fogging Kec. Sako yang sudah gerak cepat respon keluhan warga.
Rencananyo seluruh kecamatan akan di foogging mencegah DBD.
Ini gratis ye tanpa biaya, Men ado pungli videoke dan lapor. Komenlah atau boleh kontak camat wilayah kamu untuk di fooging
Melaporkan Kegiatan Fogging DBD oleh Tim Fogging Kec. Sako untuk mencegah Wabah DBD di pemukiman Penduduk Warga Masyarakat Wilayah Kec. Sako," tertulis dalam unggahan tersebut.
Baca juga: 9 Warga OKI Terjangkit DBD di Awal Tahun 2025, Dinkes Gencarkan Fogging dan PSN
Sebelumnya langkah ini bermula dari laporan warga Kecamatan Kemuning, tepatnya di kawasan Villa Sosial 1, yang disampaikan melalui akun Instagram @oypalembang pada Rabu (31/12/2025).
Dalam laporannya, warga menyebut sedikitnya tiga orang telah terjangkit DBD hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
“Assalamualaikum wr wb. Selamat sore kak min. Maaf kak min, minta tolong disampaikan ke dinas terkait masalah DBD.
Tempat kami di Villa Sosial 1 sudah ada tiga orang yang kena DBD.
Awal bulan Desember 2025 anak saya masuk rumah sakit karena DBD, awal minggu ini sudah dua orang lagi tetangga yang masuk RS karena DBD,” tulis warga tersebut.
Selain melaporkan jumlah korban, warga juga meminta adanya langkah pencegahan secara menyeluruh dari dinas terkait, baik melalui sosialisasi maupun tindakan langsung di lapangan.
“Mungkin bisa sosialisasi guna pencegahan dan antisipasi DBD, dapat juga dilakukan fogging.
Lokasi perumahan kami persis di samping dam kak min. Terima kasih kak min,” lanjutnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa langsung merespons dengan memerintahkan pelaksanaan penyemprotan fogging sebagai langkah antisipasi penyebaran DBD.
Dalam kolom komentar unggahan tersebut, Ratu Dewa menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang akan segera mengambil tindakan.
“Ok min sgra kito peribtahke gerakan penyemprrotan fogiing di seluruh kecamatan,” balas Ratu Dewa.
Postingan tersebut pun mendapat beragam reaksi dari warganet.
Mereka mengacungi jempol kepada Ratu Dewa yang gerak cepat menaggapi laporan warganya.
Sbener ny kalu dinas2 yg berkaitan galak bgerak dak perlu di hawoke lg, masyarakat cukup nyago kebersihan be
Setujuu min, fogging serentakelah pak wali
Masyaallah.. Fast respon, sehat selalu Bpk @ratudewa
Baru kali ini jingok walikota yang CARE DAN PEDULI serba sat set sat set denger keluhan dan langsung terjun ke lapangan ,, sehat sehat yo pak @ratudewa
Diinfo jugo min, kiro2 brapo biayanyo man harus bayar, biar jangan sampe ado pungli.. krna warga rela bayar yg cak ini tapi harus jelas
@ratudewa samo tempat kami jugo karna ulah tangan warga kami dewek buang sampah sembarangan jadi datang lah wabah penyakit
Langsung gercep nian pak wali Kito nih