TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lonjakan mobilitas kendaraan dan wisatawan pada malam pergantian Tahun Baru 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil dikendalikan aparat keamanan.
Kepolisian Daerah (Polda) DIY mencatat lebih dari 2 juta kendaraan masuk ke wilayah DIY.
Sementara jumlah wisatawan menembus 2,6 juta orang, dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Hal tersebut disampaikan Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, dalam video conference pemantauan situasi malam pergantian tahun yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Rabu malam (31/12/2025).
Video conference berlangsung di Pos Pengamanan Teteg Malioboro, Yogyakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, didampingi wakilnya, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY, serta para pemangku kepentingan terkait.
Kehadiran pimpinan daerah dan unsur lintas sektor tersebut menunjukkan kuatnya koordinasi pengamanan di tengah puncak mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Dalam laporannya, Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, menegaskan bahwa hingga malam hari situasi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polda DIY berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Seluruh pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu melaksanakan tugas secara optimal untuk menjaga kenyamanan masyarakat serta wisatawan.
“Kami bersama Wagub DIY Paku Alam X, Forkopimda DIY, wali kota, dan seluruh stakeholder saat ini hadir untuk memberikan laporan bahwa situasi dan kondisi di wilayah Polda DIY dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Anggoro.
Kapolda menjelaskan, hingga pukul 15.00 WIB, jumlah kendaraan yang masuk ke DIY tercatat mencapai 2.023.315 unit.
Pada periode yang sama, jumlah wisatawan yang berkunjung ke DIY tercatat sebanyak 2.660.208 orang yang tersebar di 14 objek wisata populer.
Kunjungan ke pusat perbelanjaan dan mal juga mengalami peningkatan hingga 20 persen.
Dari sisi pengamanan kegiatan keagamaan, Polda DIY melaksanakan pengamanan Misa Natal di 116 gereja dengan total jemaat sekitar 33.320 orang.
Selain itu, ruang publik dan titik kumpul masyarakat pada malam pergantian tahun terdata di 88 titik dengan estimasi pengunjung mencapai sekitar 430.000 orang.
“Untuk pelibatan personel, Polda DIY menurunkan sebanyak 2.450 personel dalam pengamanan malam tahun baru. Seluruh jajaran Kepolisian di DIY telah melakukan berbagai upaya preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas, termasuk pelarangan penyalaan petasan,” tegas Anggoro.
Baca juga: Kunjungan Wisatawan ke Malioboro Saat Malam Tahun Baru Naik 1000 Persen
Sektor pariwisata DIY turut mencatat peningkatan signifikan selama libur akhir tahun.
Tingkat okupansi hotel dilaporkan berada pada kisaran 85–90 persen berdasarkan laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
Wisatawan didominasi berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta wisatawan mancanegara dari Malaysia, Singapura, dan Australia.
Aktivitas di pusat perbelanjaan juga meningkat hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, arus lalu lintas di wilayah DIY terpantau ramai namun tetap terkendali.
Rekayasa lalu lintas dilakukan melalui pengalihan jalur serta sistem buka-tutup di sejumlah titik rawan kepadatan, seperti kawasan Malioboro, Jalan Jenderal Sudirman, dan koridor Yogyakarta–Solo.
“Sinergi Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Dinas Perhubungan DIY, dan para pemangku kepentingan mampu mencegah terjadinya kemacetan panjang,” terangnya.
Kapolda DIY juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan atau kembang api berukuran besar sebagai bentuk empati terhadap sejumlah wilayah lain yang tengah dilanda bencana.
Masyarakat diminta tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama perayaan pergantian tahun.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran pengamanan di DIY.
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya bagi personel yang bertugas di kawasan pantai selatan DIY yang menjadi tujuan wisata utama. (*)