TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polda Metro Jaya menyita 3,291 ton narkoba berbagai jenis sepanjang tahun 2025.
Barang bukti tersebut disita dari penangkapan terhadap 9.894 tersangka.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan, mayoritas narkoba yang disita yakni sabu seberat 874,94 Kg.
"Ganja sebanyak 693,86 Kg. Tembakau sintetis atau yang dikenal di umum adalah tembakau gorilla sebanyak 644,95 Kg," kata David, Kamis (1/1/2026).
Selain itu, Polda Metro Jaya juga mengamankan barang bukti sabu cair sebanyak 67,7 Kg, 111.120 butir pil ekstasi, dan 1.745.506 butir obat-obatan berbahaya.
Kemudian terdapat etomidate obat bius sebanyak 23,89 Kg, heroin seberat 1,56 Kg, bubuk ekstasi 1,12 kilogram, happy five sebanyak 557 butir, dan ketamine seberat 11,74 Kg.
"Liquid narkotika sebanyak 2,49 Kg, bibit sintetis sebanyak 32,77 Kg, LSD sebanyak 1 blok atau 100 lembar, Delta 9 THC sebanyak 2,41 Kg, happy water sebanyak 1,72 Kg, dan kokain sebanyak 16,34 gram," ujar David.
Ia mengungkapkan, total barang bukti narkoba itu diperkirakan bernilai Rp 1,724 triliun di pasar gelap.
"Dan Polda Metro Jaya telah menyelamatkan sebanyak 10.164.673 jiwa manusia dari kehancuran karena kecanduan daripada narkoba," ungkap David.