TRIBUNJAKARTA.COM - Patung macan yang sempat viral dan menuai pro-kontra karena dianggap aneh di Desa Balongjeruk, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kini justru mendapatkan berkahnya.
Karya yang dulu menjadi bahan ejekan publik kini berubah menjadi ikon desa tersebut.
Patung macan tersebut kini menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.
Kehadiran pengunjung membawa dampak langsung bagi warga sekitar mulai dari meningkatnya aktivitas UMKM, penjualan makanan dan suvenir hingga jasa parkir dan wisata.
"Alhamdulilah akhirnya masyarakat tidak jadi membongkar. Harus dilestarikan," kata Kepala Desa Balongjeruk, Safi'i seperti dikutip dari Radio Elshinta.
Melihat antusiasme masyarakat dan pengunjung, pemerintah desa kemudian melakukan penataan kawasan di sekitar patung macan agar lebih tertata.
Area tersebut kini menjadi titik swafoto dan tempat berkumpul warga.
Dampak positif tersebut membuat Desa Balongjeruk berhasil meraih sejumlah penghargaan di tingkat provinsi.
Sebuah patung Macan Putih yang berdiri di pertigaan Desan Balongjeruk, Kabupaten Kediri, mendadak menyita perhatian publik dan viral di media sosial.
Bukan karena tampil gagah dan menyeramkan, patung tersebut justru menjadi bahan perbincangan warganet gara-gara bentuknya yang dinilai tambun dan berwajah imut.
Karena bentuk gemoy itulah dianggap tidak menyerupai harimau pada umumnya.
Merespons komentar netizen, Cak Suwari, sosok di balik pembuatan Patung Macan Putih di Kediri itu buka suara.
Ia menjelaskan bahwa desain patung tersebut memang dibuat dengan konsep ramah dan tidak sangar, sesuai dengan permintaan pihak desa.
"Bener, jadi tidak dibuat sangar atau seram soalnya pas di pertigaan Desa Balongjeruk," katanya seperti dikutip dari Instagram @folkkonoha.
Ia menegaskan bahwa konsep patung tersebut merupakan hasil permintaan langsung dari kepala desa setempat.
Menurutnya, sang lurah berharap patung itu tidak membuat warga sekitar menjadi takut, terutama anak-anak dan pengendara.
"Dari request-nya pak lurah seperti itu. Jadi, harapannya pak lurah memang demikian. Memang dibuat biar enggak seram," ujarnya.
Diketahui, Patung Macan Putih tersebut diketahui dibangun dengan anggaran sekitar Rp 3,5 juta.
Meski terlihat sederhana, patung itu kini justru menjadi ikon baru dan menyedot perhatian publik.
Terlebih setelah fotonya ramai diperbincangkan warganet.