Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Situasi arus lalu lintas di kawasan wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu, terpantau padat pada Kamis (1/1/2026) siang.
Kepadatan terjadi seiring meningkatnya kunjungan wisatawan pada momentum libur Tahun Baru 2026 yang memanfaatkan hari pertama tahun untuk berwisata ke salah satu destinasi unggulan di Provinsi Bengkulu tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan roda dua dan roda empat memadati ruas Jalan Pariwisata Pantai Panjang sejak menjelang siang hari.
Arus kendaraan didominasi wisatawan yang hendak menuju bibir pantai, area kuliner, serta sejumlah titik rekreasi keluarga di sepanjang kawasan Pantai Panjang.
Tidak hanya wisatawan lokal dari dalam Kota Bengkulu, kepadatan lalu lintas juga dipicu kedatangan wisatawan dari luar daerah.
Sejumlah kendaraan dengan pelat nomor dari provinsi tetangga terlihat memasuki kawasan Pantai Panjang.
Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan libur Tahun Baru 2026 di Bengkulu, khususnya di kawasan Pantai Panjang.
Hingga Kamis siang, arus lalu lintas Pantai Panjang Bengkulu masih diberlakukan dua arah atau belum diterapkan sistem satu jalur.
Situasi arus lalu lintas selama libur Tahun Baru 2026 ini sebenarnya telah diantisipasi oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya, aparat kepolisian menyampaikan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu jalur akan diberlakukan secara situasional, menyesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan di lapangan.
Sesuai rencana, rekayasa lalu lintas satu jalur akan diterapkan di sepanjang Jalan Pariwisata Pantai Panjang hingga kawasan eks Terminal Sungai Hitam apabila volume kendaraan dinilai sudah tidak terkendali.
Hingga siang hari, kepolisian masih melakukan pemantauan intensif sebelum mengambil langkah tersebut.
"Untuk sementara masih dua arah. Kami melihat dulu perkembangan arus lalu lintas. Jika nanti terjadi kepadatan yang berpotensi menyebabkan kemacetan panjang, maka sistem satu jalur akan kami terapkan," ungkap Kabag Ops Polresta Bengkulu, Kompol Yudha Setiawan, Kamis (1/1/2025).
Ia menjelaskan, kebijakan situasional tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas Pantai Panjang Bengkulu selama libur Tahun Baru 2026 sekaligus memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Dengan sistem satu jalur, diharapkan pergerakan kendaraan dapat lebih teratur dan mengurangi potensi kemacetan parah.
"Kita akan terus siaga dalam rangka pengamanan libur tahun baru di Kota Bengkulu," kata Yudha.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini