Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, bersama dinas terkait, dan unsur Muspika meninjau langsung lokasi musibah kebakaran yang menghanguskan lima unit rumah warga di Gampong Simpang Lhee, Mukim Kuala Ba’u, Kecamatan Kluet Utara, Kamis (1/1/2026).
Kebakaran hebat itu tersendiri terjadi tepat di malam pergantian tahun yakni pada Kamis (1/1/2026) dini hari WIB.
Dalam kunjungan tersebut, Plt Bupati yang didampingi Dinas Perkim, BPBD, Dinas Sosial, Baitul Mal, dan unsur Muspika Kluet Utara, turut menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban kebakaran.
Hal itu sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar seperti bahan pangan, perlengkapan sandang, serta kebutuhan mendesak lainnya untuk meringankan beban para korban.
Plt Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis menyampaikan, rasa prihatin atas musibah yang terjadi dan mengimbau warga agar tetap tabah serta bersabar menghadapi cobaan tersebut.
Baca juga: Awal Tahun 2026, Lima Rumah di Kluet Utara Hangus Terbakar
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan pendampingan dan bantuan lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri,” ujarnya.
“Bantuan masa panik ini diharapkan dapat membantu kebutuhan awal para korban,” ujar Baital Mukadis di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut, terang Baital Mukadis, untuk jangka panjang, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Selatan akan mengupayakan bantuan rumah layak huni atau bantuan dana rehab.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di musim cuaca ekstrem, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Sementara itu, pihak BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pendataan serta memastikan kondisi lokasi pascakebakaran dalam keadaan aman.
Baca juga: VIDEO Awal Tahun 2026, Lima Rumah di Kluet Utara Hangus Terbakar
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.
Peristiwa tersebut mengakibatkan lima unit rumah warga terdampak, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Aceh Selatan, kebakaran terjadi sekitar pukul 00.01 WIB.
Warga setempat pertama kali melihat kobaran api muncul dari lantai dua salah satu rumah lalu segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.
Menerima laporan itu, personel Damkar PB 04 Kluet Utara langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan satu unit armada pemadam.
Baca juga: Kronologi Lengkap Kebakaran Panti Werdha Manado, Api Menjalar Cepat dan Tewaskan 16 Lansia
Untuk mempercepat penanganan dan mencegah api merembet ke rumah lain serta membahayakan pengguna jalan, BPBD Aceh Selatan turut menurunkan bantuan armada dari Damkar PB 05 Bakongan dan Damkar PB 01 Tapaktuan.
“Api berhasil dipadamkan secara total berkat kerja sama personel damkar lintas wilayah, TNI, Polri, Muspika setempat, serta dukungan masyarakat,” kata petugas Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, Agusriadi, Kamis (1/1/2026).
Adapun rumah yang terdampak kebakaran masing-masing milik Mudasir Harapi, Mardinah Harapi, Khairuman, Nasbar, dan Nurliah, seluruhnya berdomisili di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.(*)