Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Libur Tahun Baru 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke sejumlah destinasi bahari di Kota Cilegon. Salah satu yang paling diminati adalah Pulau Merak Kecil dan Pulau Merak Besar.
Pantauan TribunBanten.com di Pantai Mabak, Kamis (1/1/2026), ribuan wisatawan tampak silih berganti menyeberang menggunakan perahu nelayan sejak pagi hari.
Aktivitas penyeberangan mulai ramai sejak pukul 07.00 WIB. Deretan perahu kayu milik nelayan tampak berlabuh di bibir pantai, menunggu wisatawan yang hendak menyeberang. Wisatawan datang berkelompok, mulai dari keluarga, rombongan anak muda, hingga wisatawan dari luar daerah Cilegon.
Baca juga: KILAS BALIK! Jumlah Pinjaman Online Warga Banten di Tahun 2025 Tembus Rp6,82 Triliun
Pengelola penyeberangan Pulau Merak Kecil, Khairul, mengatakan lonjakan jumlah pengunjung terjadi sejak pagi hingga siang hari.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun pengelola, sekitar 1.000 wisatawan menyeberang ke Pulau Merak Kecil sepanjang Kamis.
“Kurang lebih ada sekitar 1.000 pengunjung yang menyeberang ke Pulau Merak Kecil hari ini,” ujar Khairul kepada TribunBanten.co. saat ditemui di lokasi.
Selain Pulau Merak Kecil, sebagian wisatawan juga memilih menyeberang ke Pulau Merak Besar.
Namun, jumlah pengunjung ke pulau tersebut terpantau lebih sedikit dibandingkan Pulau Merak Kecil.
“Kalau yang ke Pulau Merak Besar ada sekitar 200 orang wisatawan,” katanya.
Khairul menjelaskan, Pulau Merak Kecil masih menjadi tujuan favorit karena jaraknya lebih dekat dari Pantai Mabak serta waktu tempuh yang relatif singkat.
Selain itu, ombak di sekitar pulau tersebut cenderung lebih tenang sehingga dianggap aman bagi wisatawan yang membawa anak-anak.
Untuk biaya penyeberangan, wisatawan dikenakan tarif yang relatif terjangkau. Penyeberangan ke Pulau Merak Kecil dipatok sebesar Rp15.000 per orang menggunakan perahu nelayan.
Sementara untuk menuju Pulau Merak Besar, tarif penyeberangan sebesar Rp25.000 per orang.
“Tarifnya masih sama seperti sebelumnya. Ke Pulau Merak Kecil Rp15 ribu per orang, sedangkan ke Pulau Merak Besar Rp25 ribu per orang,” jelas Khairul.
Di lokasi, petugas pengelola tampak mengatur antrean wisatawan agar proses naik perahu berjalan tertib.
Wisatawan juga diimbau menggunakan pelampung selama penyeberangan demi keselamatan.
Ramainya wisata bahari di awal tahun ini turut membawa berkah bagi nelayan setempat.
Sejumlah nelayan mengaku pendapatan mereka meningkat signifikan dibandingkan hari biasa karena banyaknya wisatawan yang memanfaatkan jasa perahu penyeberangan.
Hingga sore hari, arus penyeberangan masih terus berlangsung.
Pengelola memperkirakan jumlah wisatawan masih berpotensi bertambah hingga menjelang petang seiring cuaca yang cerah dan kondisi laut yang relatif bersahabat.