Tahun 2025, Kepemimpinan Rusdi–Gus Shobih Naikkan IPM dan Tekan Kemiskinan di Pasuruan
January 01, 2026 07:57 PM

 

 TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Belum genap satu tahun memimpin Kabupaten Pasuruan, Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan KH Shobih Asrori mencatat sejumlah capaian positif di berbagai indikator pembangunan sepanjang 2025.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pasuruan pada 2025 tercatat mencapai 73,02. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang berada di posisi 72,36.

Selain IPM, persentase penduduk miskin juga menunjukkan tren penurunan. Pada 2025, tingkat kemiskinan di Kabupaten Pasuruan tercatat sebesar 8,21 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 8,63 persen.

Penurunan juga terjadi pada Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Pada 2025, TPT Kabupaten Pasuruan berada di angka 4,22 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 5,02 persen.

Baca juga: Refleksi Akhir Tahun di Banyuwangi, Bupati Ipuk Ajak Warga Saling Menguatkan Sambut 2026

Sementara itu, rasio gini sebagai indikator ketimpangan ekonomi juga mengalami perbaikan. Pada 2025, rasio gini tercatat sebesar 0,309, menurun dibandingkan 0,331 pada 2024 dan 0,367 pada 2023.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari DPRD, organisasi perangkat daerah, hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Pencapaian ini berkat kerja sama dan kolaborasi semua pihak. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, tetapi capaian ini patut kita syukuri dan apresiasi bersama,” ujar Rusdi, Kamis (1/1/2026).

Baca juga: Sinyal Transfer Mewah Persib Bandung dan Persebaya, Bintang Label Piala Dunia Kans Direkrut

Ia menegaskan, capaian tersebut akan menjadi motivasi bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk bekerja lebih optimal pada tahun mendatang.

“Pencapaian ini akan menjadi penyemangat kami untuk bisa bekerja lebih baik di tahun 2026,” katanya.

Selain indikator makro pembangunan, Rusdi juga menyebutkan sejumlah program pembangunan fisik dan pelayanan publik telah dilaksanakan, mulai dari perbaikan jalan, saluran air, penerangan jalan umum, fasilitas pendidikan, hingga berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Longsor Tutup Akses Jalan di Pakem Bondowoso, BPBD dan Warga Gotong Royong Pembersihan

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar di tahun 2026 Pemkab Pasuruan bisa bekerja lebih maksimal untuk membawa Pasuruan semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.