Orang Tua Evia Maria Mangolo Rela Jadi Buruh Bagasi demi Kuliah Anak, Kini Histeris Putrinya Tewas
January 01, 2026 09:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Tewasnya Antoineta Evia Maria Mangolo, mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (UNIMA) membuat kedua orang tuanya begitu terpukul.

Bagaimana tidak, mereka telah bekerja keras untuk menguliahkan putrinya.

Namun, Evia Maria Mangolo justru meninggal secara tak wajar di tempat kosnya di Tomohon, Sulawesi Utara.

Ayah Evia Maria Mangolo, Antonius Mangolo tersungkur dan menangis sejadi-jadinya di rumah duka yang terletak di Perumahan CBA Gold, Mapanget, Minahasa Utara.

Ia tak kuasa menahan kesedihan ditinggal putri kesayangannya itu.

Antonius Mangolo diketahui bekerja sebagai buruh bagasi.

Dengan penghasilan yang pas-pasan, ia berusaha mencukupi kebutuhan kuliah Evia Maria Mangolo.

Tapi kini penyemangat hidupnya itu sudah terbujur kaku.

"Ayahnya seorang buruh bagasi, sedang ibunya bekerja sebagai buruh bagasi," kata Ketsia, tante Evia Maria Mangolo dikutip dari Tribunmanado.com, Kamis (1/1/2026).

Antonius Mangolo dan istrinya bekerja keras demi menghidupi Evia Maria Mangolo dan seorang adiknya.

Mereka rutin mengirimi uang untuk biaya kuliah dan kebutuhan sehari-hari Evia Maria Mangolo.

"Setahu saya mereka kirim lewat orang lain yang kemudian mentransfer ke Evia," ujar Ketsia.

Evia Maria Mangolo disebut merupakan mahasiswi yang giat belajar.

Ia ingin sukses dan membalas jasa orang tuanya.

Evia Maria Mangolo sempat mengunggah story sebuah foto berupa kertas bukti kelulusan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Ia mempersembahkan hal itu sebagai kado natal untuk ibunya.

"Ia menulis kado Natal untuk mama," pungkas Ketsia.

Baca juga: Duka Keluarga Evia Maria Mangolo, Mahasiswi UNIMA Tewas Jelang Seminar Skripsi: Ujian 6 Januari

MAHASISWI UNIMA TEWAS - Antoineta Evia Maria Mangolo, mahasiswi UNIMA yang bunuh diri diduga karena depresi dilecehkan dosen.
MAHASISWI UNIMA TEWAS - Antoineta Evia Maria Mangolo, mahasiswi UNIMA yang bunuh diri diduga karena depresi dilecehkan dosen. (Kolase TribunTrends/Istimewa)

Kronologi tewasnya Evia Maria Mangolo

Evia Maria Mangolo, mahasiswi UNIMA, ditemukan meninggal dunia di sebuah indekost di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, pada Selasa (30/12/2025).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 Wita oleh pemilik kost berinisial YR.

YR mendapat informasi dari salah satu penghuni kost bahwa ada seorang penghuni yang ditemukan meninggal.

YR segera menuju lokasi dan melihat Evia berada di depan pintu masuk kost dalam kondisi sudah meninggal.

YR kemudian menghubungi pihak kelurahan untuk melaporkan kejadian tersebut.

Personel Polsek Tomohon Tengah bersama tim identifikasi Polres Tomohon langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Kasat Reskrim Polres Tomohon, IPTU Royke Mantiri, menyatakan pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Jenazah Evia Maria Mangolo kemudian diotopsi di RS Kandou Manado, Sulawesi Utara, pada Rabu (31/12/2025).

Keputusan tersebut diambil setelah keluarga menemukan sejumlah luka membiru di tubuh almarhumah.

Setelah kematian Evia, oknum dosen FIPP UNIMA berinisial DM menjadi sorotan publik terkait dugaan perlakuan tak menyenangkan terhadap korban.

Dugaan perlakuan tersebut terungkap melalui surat yang dikirim ke Dekan FIPP UNIMA, dan kasus ini kini viral di media sosial.

(TribunTrends/ Amr)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.