Prediksi Skor juventus vs lecce, Head-to-Head dan Statistik di Serie A Italia
January 01, 2026 09:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM -Juventus akan menjamu Lecce di Turin pada Sabtu malam dengan target meraih kemenangan kelima secara beruntun pada Minggu (4/1) pukul 00.00 WIB.

Juventus datang ke laga ini dengan tren positif setelah meraih tiga kemenangan beruntun di Serie A serta satu kemenangan tambahan di kompetisi Eropa.

Hasil tersebut membuat Juventus kembali menyalakan ambisi untuk ikut bersaing dalam perebutan gelar Scudetto pada paruh kedua musim.

Di sisi lain, Lecce bertandang ke markas Juventus dengan misi utama mengamankan poin demi bertahan di Serie A.

Juventus menutup tahun 2025 dengan kemenangan atas Pisa yang menjaga jarak mereka hanya empat poin dari puncak klasemen Serie A.

Kemenangan tersebut juga membuat Juventus hanya terpaut satu poin dari zona Liga Champions.

Kenan Yildiz kembali menjadi penentu setelah mencetak gol kedua Juventus pada 20 menit terakhir pertandingan.

Gol tersebut mengantarkan Juventus meraih kemenangan ketujuh dari delapan laga terakhir di semua kompetisi.

Catatan itu menjadi indikator kebangkitan Juventus di bawah pelatih Luciano Spalletti.

Juventus sebelumnya membutuhkan 20 pertandingan untuk mengumpulkan tujuh kemenangan, sehingga tren terbaru menunjukkan progres signifikan.

Dalam periode kebangkitan tersebut, Juventus hanya kebobolan satu gol.

Juventus juga sukses mengalahkan pesaing langsung papan atas seperti Roma dan Bologna.

Selain itu, mereka memastikan langkah ke babak perempat final Coppa Italia.

Rekor sejarah juga berpihak pada Juventus karena mereka tidak pernah kalah pada laga liga pertama setiap tahun kalender sejak 2013.

Dalam periode tersebut, Juventus mencatatkan sembilan kemenangan dan tujuh kali clean sheet.

Dominasi Juventus atas Lecce di Turin juga tercermin dari catatan pertemuan kandang.

Juventus mencetak gol di 21 dari 22 laga kandang melawan Lecce.

Rata-rata Juventus mencetak lebih dari dua gol per pertandingan saat menjamu Lecce.

Satu-satunya kemenangan Lecce di Turin terjadi pada April 2004 dalam laga dramatis yang menghasilkan tujuh gol.

Dengan kondisi terkini, Lecce diperkirakan akan puas jika mampu membawa pulang satu poin dari Turin.

Lecce sempat mencatatkan performa terbaik musim ini dengan dua kemenangan dari tiga pertandingan.

Namun, tren positif tersebut terhenti setelah Lecce kalah telak 0-3 dari Como pada laga terakhir.

Produktivitas gol menjadi masalah utama Lecce sepanjang musim ini.

Lecce gagal mencetak gol dalam enam dari 10 pertandingan Serie A sejak pertengahan Oktober.

Tidak ada tim Serie A lain yang mencetak gol lebih sedikit dibandingkan Lecce sejauh musim ini.

Meski demikian, Lecce masih memiliki jarak empat poin dari zona degradasi.

Rekor tandang Lecce juga kurang meyakinkan setelah kalah empat kali dari tujuh laga tandang.

Dalam tujuh laga tandang tersebut, Lecce hanya mampu mencetak lima gol.

Dari sisi performa, Juventus mencatatkan tiga kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang dalam enam laga terakhir Serie A.

Sementara itu, Lecce meraih dua kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang dalam periode yang sama.

Juventus masih belum bisa diperkuat Dusan Vlahovic yang mengalami cedera.

Selain itu, Daniele Rugani dan Federico Gatti juga absen di lini belakang.

Lois Openda diperkirakan menjadi ujung tombak Juventus untuk menggantikan peran Vlahovic.

Kenan Yildiz tetap menjadi kreator utama Juventus dengan total 10 keterlibatan gol musim ini.

Catatan tersebut menempatkan Yildiz di posisi ketiga kontributor gol terbanyak Serie A.

Di kubu Lecce, Nikola Stulic masih menjadi andalan utama di lini depan.

Stulic baru mencetak satu gol sejak bergabung pada bursa transfer musim panas.

Lecce tidak diperkuat Mergim Berisha dan Tete Morete yang masih mengalami cedera.

Kialonda Gaspar kembali tersedia setelah menyelesaikan tugasnya di Piala Afrika.

Lameck Banda juga berpeluang tampil setelah Zambia tersingkir dari turnamen.

Namun, Lassana Coulibaly masih absen karena menjalani tugas internasional bersama Mali.

Mohamed Kaba diperkirakan akan berduet dengan Ylber Ramadani di lini tengah Lecce.

Ramadani menjadi pemain Lecce dengan catatan operan, umpan sukses, dan intersepsi terbanyak musim ini.

Meski aktif dalam permainan, Ramadani belum mencatatkan kontribusi gol di Serie A.

Juventus diprediksi akan tampil dominan dengan penguasaan bola sejak awal laga.

Lecce diperkirakan akan bermain lebih bertahan dengan mengandalkan serangan balik.

Secara keseluruhan, Juventus lebih diunggulkan berkat tren performa positif dan rekor kandang yang kuat.

Prediksi skor pertandingan ini mengarah pada kemenangan Juventus 2-0 atas Lecce.

 

 

Baca juga: Prediksi Skor Como vs Udinese, Head-to-Head dan Statistik di Serie A Italia

Baca juga: Prediksi Skor dan Jadwal Sunderland vs Man City di Liga Inggris

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.