Prediksi Skor Como vs Udinese, Head-to-Head dan Statistik di Serie A Italia
January 01, 2026 09:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM -Como akan membuka tahun 2026 dengan menjamu Udinese di Stadion Sinigaglia dalam laga Serie A Italia yang menjadi pertemuan pertama kedua tim pada Sabtu (3/1) pukul 18.30 WIB.

Como memasuki pertandingan dengan posisi lebih menguntungkan karena unggul lima poin atas Udinese di klasemen sementara Serie A.

Klub asal Lombardy tersebut juga tengah memburu tiket kompetisi Eropa setelah menutup tahun 2025 di peringkat ketujuh klasemen.

Sebagai tim promosi musim lalu, Como dinilai tampil melampaui ekspektasi dengan konsistensi yang membuat mereka bersaing di papan atas.

Rentetan 11 laga tanpa kekalahan Como sempat terhenti setelah kalah beruntun dari Inter Milan dan AS Roma.

Namun, Como mampu bangkit dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Lecce pada laga penutup tahun lalu.

Gol pembuka kemenangan tersebut dicetak Nico Paz melalui tembakan terdefleksi yang sekaligus menjadi gol keenamnya di Serie A musim ini.

Catatan tersebut menyamai jumlah gol Paz sepanjang musim sebelumnya dan menegaskan performa impresif sang gelandang asal Argentina.

Kemenangan di Lecce membuat Como naik ke posisi keenam klasemen di tengah persaingan ketat perebutan zona Eropa.

Como kini kembali bermain di Stadion Sinigaglia dengan status sebagai salah satu dari tiga tim yang belum terkalahkan di kandang musim ini.

Dua tim lain yang juga belum kalah di kandang adalah Juventus dan Napoli.

Di semua kompetisi, Como mencatatkan enam kemenangan dan tiga hasil imbang di kandang.

Mereka terakhir kali kebobolan di Stadion Sinigaglia pada Oktober lalu.

Secara keseluruhan, Como mencatatkan enam clean sheet dari 10 pertandingan terakhir, baik kandang maupun tandang.

Rekor pertemuan juga berpihak pada Como karena seluruh lima kemenangan mereka atas Udinese di Serie A diraih di kandang sendiri.

Musim lalu, Como mengalahkan Udinese 4-1 di Stadion Sinigaglia dengan Nico Paz kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Dari 18 pertemuan yang berlangsung di Como, Udinese hanya mampu meraih lima kemenangan.

Udinese datang ke laga ini dengan catatan tandang yang kurang meyakinkan setelah kalah empat kali dari enam laga tandang terakhir di Serie A.

Satu-satunya kemenangan tandang Udinese dalam periode tersebut terasa tidak cukup untuk menutupi tren negatif mereka.

Kekalahan paling telak dialami Udinese saat dibantai Fiorentina 1-5 di Florence setelah kiper Maduka Okoye mendapat kartu merah cepat.

Meski demikian, Udinese mampu bangkit dengan menahan Lazio 1-1 pada laga terakhir melalui gol penyeimbang kontroversial Keinan Davis di menit akhir.

Hasil imbang tersebut membuat Udinese kehilangan peluang bertahan di paruh atas klasemen.

Pelatih Kosta Runjaic mengakui timnya beruntung bisa membawa pulang satu poin dari laga tersebut.

Runjaic juga menyoroti masalah pertahanan yang masih menjadi pekerjaan rumah utama timnya memasuki tahun 2026.

Udinese menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di Serie A sejauh ini bersama Torino dan Fiorentina, yakni 28 gol.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius menjelang laga tandang ke markas Como.

Dari sisi performa, Como mencatatkan dua kemenangan, dua kekalahan, dan dua hasil imbang dalam enam laga terakhir Serie A.

Sementara itu, Udinese tampil inkonsisten dengan dua kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang dalam periode yang sama.

Untuk urusan tim, Como dipastikan kehilangan Diego Carlos yang harus menjalani skorsing satu pertandingan akibat akumulasi kartu.

Marc-Oliver Kempf diperkirakan akan menggantikan posisi Diego Carlos di lini belakang Como.

Como juga masih belum bisa menurunkan Assane Diao, Alvaro Morata, dan Edoardo Goldaniga karena cedera.

Jayden Addai masih berpeluang tampil meski sebelumnya mengalami masalah pada otot fleksor.

Absennya Morata membuat Nico Paz diprediksi kembali berduet dengan Tasos Douvikas di lini serang Como.

Di kubu Udinese, Keinan Davis dan Nicolo Zaniolo diperkirakan menjadi andalan di lini depan.

Zaniolo dan Davis masing-masing telah mencetak empat dan lima gol musim ini.

Penyerang Pantai Gading Vakoun Bayo sedang menjalani tugas internasional di Piala Afrika.

Udinese juga belum bisa menurunkan Jordan Zemura dan Arthur Atta yang masih cedera.

Sementara itu, Nicolo Bertola, Iker Bravo, dan Saba Goglichidze masih diragukan tampil.

Kabar positif datang bagi Udinese dengan kembalinya Maduka Okoye yang telah selesai menjalani skorsing.

Dengan kembalinya Okoye, kiper veteran Daniele Padelli diperkirakan akan kembali ke bangku cadangan.

Como diprediksi menurunkan susunan pemain dengan Butez di bawah mistar dan Nico Paz sebagai motor serangan.

Udinese kemungkinan tampil dengan formasi tiga bek dengan Okoye sebagai penjaga gawang utama.

Secara keseluruhan, Como lebih diunggulkan berkat rekor kandang yang solid dan performa pertahanan Udinese yang rapuh.

Prediksi skor pertandingan ini mengarah pada kemenangan Como 2-0 atas Udinese di Stadion Sinigaglia.

 

Baca juga: Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Getafe , Cek Head-to-Head dan Statistik di La Liga Spanyol

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.