Libur Tahun Baru 2026, Wisata Pemandian Air Panas Desa Batu Lepoq Kutim Dipadati Pengunjung
January 01, 2026 11:07 PM

TRIBUNKALTIM.CO - Momen pergantian tahun selalu menjadi waktu yang paling dinantikan bagi banyak keluarga untuk melepas penat dan mempererat kebersamaan.

Pada hari libur Tahun Baru, Kamis, 1 Desember 2026, wisata pemandian air panas di Desa Batu Lepoq, Kecamatan Karangan, Kutai Timur, Kalimantan Timur dipadati masyarakat.

Momen ini dimanfaatkan masyarakat menghabiskan waktu bersama keluarga.

Video ramanya wisata pemandian air panas di Desa Batu Lepoq, Kutai Timur diunggah di akun Instagram @kutim.id.

Baca juga: Video Viral Aksi Balap Liar di Pantai Tanjung Jumlai PPU, Bikin Resah Pengunjung

Tampak dalam video anak-anak kecil dengan wajah penuh semangat berlarian menuju sumber air.

Suasana alami sangat terasa dengan pepohonan rindang yang mengelilingi area, memberikan keteduhan bagi mereka yang baru saja tiba.

Sebuah jembatan kayu sederhana menjadi penghubung penting di area ini. Di atasnya, tampak anak-anak kecil dengan wajah penuh semangat berlarian menuju sumber air. 

Kolam utama permandian terlihat seperti lautan manusia.

Pengunjung dari segala usia, mulai dari lansia yang merendam kaki untuk terapi hingga balita yang asyik bermain air, berbaur menjadi satu dalam harmoni liburan yang hangat.

Detail menarik terlihat di sepanjang pinggiran kolam.

Puluhan pasang sandal dan sepatu milik pengunjung berjajar rapi—atau setidaknya diletakkan begitu saja—menandakan betapa banyaknya orang yang telah menceburkan diri.

Di sudut lain, para ibu tampak duduk santai di tepi kolam yang dilapisi keramik bermotif batu alam, mengawasi anak-anaknya yang asyik berenang.

Beberapa pengunjung bahkan terlihat menikmati camilan dan minuman dingin di pinggir kolam.

Lihat video lengkapnya KLIK LINK DI SINI

Kecamatan Karangan di Kutai Timur Miliki 2 Wisata Pemandian Air Panas

Kabupaten Kutai Timur memiliki 2 pemandian air panas yakni di Desa Batu Lepoq dan Desa Pengadan yang keduanya berada di Kecamatan Karangan.

Kecamatan Karangan juga merupakan wilayah terpinggir di Kutai Timur yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Berau, sehingga untuk sampai disana memerlukan waktu yang lama.

Dari pusat Kota Sangatta menuju Desa Pengadan, memerlukan waktu sekitar 5 jam sedangkan ke Desa Batu Lepok memerlukan waktu sekitar 7 jam menggunakan jalur darat dengan kendaraan roda 4.

"Kami memiliki 2 obyek wisata andalan Kutai Timur yakni pemandian air panas, hanya di kecamatan kami ada pemandian air panas, di Desa Batu Lepok dan Desa Pengadan," ujar Kepala Desa (Kades) Batu Lepoq, Aspul Anuar, Minggu (2/3/2025).

Lanjutnya, untuk sampai di pemandian air panas yang ada didesanya, Kata Aspul memerlukan jarak tempuh dari Sangatta kurang lebih 190 kilometer.

Tak hanya itu, perjalanan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan sebab 50 persen perjalanan masih jalan tanah dan bebatuan terutama ketika memasuki Desa Pengadan, Kecamatan Karangan.

"Banyak yang berkunjung kesini untuk menenangkan diri dan saat ini yang menjadi tantangan adalah akses menuju objek wisata tersebut," terangnya.

Lebih lanjut, kedepannya ia berharap adanya bantuan dari pemerintah sebab objek wisata pemandian air panas memiliki potensi yang besar di kemudian hari.

Saat ini, untuk masuk ke obyek wisata Pemandian air panas Batu Lepoq masih gratis karena belum lengkap sarana prasarannya.

"Saya berharap adanya perbaikan akses jalan yang berkelanjutan terutama di jalan utama yang menuju pemandian air panas dan sarana prasana di objek wisata pun bisa ditambah agar lebih indah lagi," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.