Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Personel TNI Angkatan Darat dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 837/Ksatria Trunojoyo (KT) Kodam V Brawijaya, turun langsung membantu masyarakat Bireuen dengan membersihkan lumpur banjir yang menimbun sejumlah fasilitas umum.
Kegiatan gotong royong ini berlangsung di Puskesmas Peusangan, Kabupaten Bireuen pada Rabu (31/12/2025) pagi.
Amatan Serambinews.com, puluhan personel Yonif TP 837 yang berasal dari Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, bersama petugas puskesmas bahu membahu membersihkan endapan lumpur.
Mereka menggunakan alat manual seperti sekop, cangkul, kereta sorong, hingga peralatan sederhana untuk mengangkat lumpur dan mencuci lantai.
Para pegawai puskesmas juga ikut serta membersihkan peralatan kantor yang terendam lumpur. Dari sejumlah ruangan, hanya sebagian kecil yang sudah bersih, sementara ruangan lainnya masih penuh lumpur tebal.
Baca juga: Empat Hari, Personel BKO Brimob Bersihkan Lumpur di Dua SDN Baktiya yang Terdampak Banjir
Komandan Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo, Letkol Inf Heru Dwisantoso mengatakan, pihaknya melibatkan 200 personel dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Sasaran utama berada di lima titik fasilitas umum di Kecamatan Peusangan, yaitu:
“Semua lokasi tergenang lumpur sehingga pembersihan dilakukan secara manual,” katanya.
“Kendala yang kami hadapi adalah lumpur yang sangat tebal dan berat, tetapi kami tetap berupaya agar ruangan bisa kembali bersih,” jelas Letkol Heru.
Ia menambahkan, untuk penanganan lanjutan dibutuhkan alat berat agar lumpur yang sudah dikeluarkan tidak kembali masuk saat hujan turun.
Baca juga: Instruksi Gubernur Mualem, ASN Dinas Pengairan Aceh Bersihkan Lumpur di SMP 4 Karang Baru
Letkol Heru juga mengungkapkan, bahwa dalam beberapa hari ke depan, sebanyak 250 personel tambahan dari Yonif TP 837 akan diberangkatkan ke Aceh.
Dengan demikian, total pasukan yang terlibat nantinya mencapai 450 orang.
“Fokus kami adalah membersihkan fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas agar aktivitas pelayanan masyarakat bisa kembali berjalan normal,” tegasnya.
Sementara itu, Kabag Tata Usaha Puskesmas Peusangan, Mustafa, SKM menyampaikan terima kasih atas bantuan TNI-Polri yang telah turun langsung membersihkan lumpur.
Menurutnya, sejumlah ruangan pelayanan di Puskesmas Gampong Raya Dagang memang tergenang lumpur, namun pelayanan tidak lumpuh total.
Sebagai solusi darurat, pelayanan dialihkan ke UPTD RSUD Peusangan Raya yang dijadikan posko bersama.
“Hari pertama kejadian, kami membuka posko di balai desa dan Kantor Camat Peusangan," bebernya.
“Hari kedua, posko sudah aktif di RSUD Peusangan Raya dengan dukungan langsung dari Ketua IDI Bireuen, dr Zumirda,” jelas Mustafa.
Baca juga: VIDEO - Satgas TNI-AL Turun Ke Pante Lhong Bireuen, Obati Warga dan Bersihkan Lumpur
Pasca banjir, pegawai puskesmas mulai membersihkan ruangan yang posisinya lebih tinggi untuk pelayanan dasar seperti poli umum dan poli anak.
Namun, layanan IGD dan fasilitas yang menghasilkan limbah medis belum bisa difungsikan karena Saluran Pembuangan Air Limbah (IPAL) rusak.(*)