TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Rikardus Umbu Tanggu Dendo tewas ditikam Alfonsus Ngongo Laba di Watu Kariki Deta, Desa Weepangali, Kecamatan Loura, Sumba Barat Daya, NTT, Kamis (1/1/2026) dini hari.
Usai kejadian, pelaku Alfonsus kabur. Rumahnya dibakar warga yang emosi.
Baca juga: Penyandang Disabilitas Tewas Dianiaya Oknum Polres Ende, Saling Kenal dan Sempat Minum Miras
Selain itu sepeda motor milik Mardianus Tako juga ikut dibakar warga.
Mardianus juga ikut terlibat cekcok dengan korban sebelum peristiwa penikaman terjadi.
Kasat Reskrim Polres SBD, Iptu Rivky Nugraha mengatakan, peristiwa itu dipicu cekcok saat pesta minuman keras.
Sebelum kejadian korban Rikardus bersama pelaku Alfonsus dan sejumlah teman mereka berkumpul di rumah milik Vinsensius Dowa Riti.
Mereka mengonsumsi minuman keras sambil berkaraoke.
Namun terjadi cekcok antara korban dengan seorang saksi bernama Mardianus Tako.
Perselisihan itu memuncak ketika korban memukul wajah Mardianus.
Melihat kejadian tersebut, seorang pria bernama Alfonsus Ngongo Laba, yang diduga sebagai pelaku utama, tiba-tiba mencabut sebilah parang dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam.
"Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia," kata Rivky.
Lalu seorang teman korban bernama Martinus Pala berusaha melerai dengan menyerang Alfonsus.
Namun, Alfonsus justru membalas serangan tersebut hingga melukai Martinus.
Usai kejadian penyerangan, Alfonsus Ngongo Laba bersama Mardianus Tako melarikan diri dari lokasi kejadian.
Pelarian tersebut memicu ketegangan di lingkungan sekitar.
Keluarga korban yang diliputi emosi kemudian membakar satu unit rumah milik pelaku serta sebuah sepeda motor milik Mardianus Tako.
Polisi juga tengah memburu para pelaku yang melarikan diri.