Bar Penuh Pengunjung Terbakar saat Malam Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas
January 02, 2026 07:54 AM

 

TRIBUNJATENG.COM, CRANS MONTANA - Peristiwa tragis terjadi saat perayaan malam tahun baru di kota resor ski mewah Crans Montana, Swiss, Kamis (1/1/2026) dini hari. 

Sebuah bar yang dijejali pengunjung dilanda kebakaran hebat. 

Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi di sebuah bar bernama Le Constellation yang saat itu dipadati lebih dari 100 orang yang merayakan malam tahun baru.

Baca juga: Pencuri Gondol Rp590 Miliar Setelah Jebol Tembok Bank Pakai Bor, Polisi Sebut Aksi Mirip di Film

Polisi mengatakan, jumlah korban tewas cukup banyak dan ada beberapa korban luka.

Namun, kepolisian belum merinci jumlah pastinya.

Kepolisian Kanton Valais, wilayah barat daya Swiss, menyatakan bahwa kebakaran terjadi ketika para pengunjung tengah merayakan pergantian tahun.

Dalam pernyataan resmi, polisi menyebut insiden tersebut sebagai kejadian serius yang menimbulkan banyak korban jiwa dan memicu pengerahan besar-besaran aparat darurat.

"Beberapa orang meninggal dan lainnya mengalami luka-luka," demikian pernyataan polisi Kanton Valais, sebagaimana dilansir AFP.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa hingga Kamis dini hari waktu setempat, proses evakuasi dan penanganan korban masih berlangsung di lokasi kejadian.

"Sejumlah besar personel polisi, pemadam kebakaran, dan petugas penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu banyak korban," tulis kepolisian dalam keterangan resminya.

Penyebab kebakaran

Juru bicara kepolisian, Gaetan Lathion, mengatakan kepada AFP bahwa peristiwa tersebut diawali oleh sebuah ledakan.

Akan tetapi, penyebab kebakaran dan ledakan masih belum diketahui.

Polisi masih terus menyelidiki musababnya.

Ledakan itu terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat, sekitar 1,5 jam setelah pergantian tahun.

Api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.

Media Swiss, Blick, yang mengutip keterangan seorang dokter di lokasi kejadian, melaporkan bahwa jumlah korban tewas berpotensi mencapai puluhan orang.

Sementara itu, surat kabar regional Le Nouvelliste melaporkan, jumlah korban tewas diperkirakan sekitar 40 orang dan sekitar 100 orang lainnya mengalami luka-luka.

Hingga kini, kepolisian Swiss belum mengonfirmasi angka resmi korban jiwa maupun korban luka.

Sejumlah media lokal menayangkan gambar bangunan yang dilalap api, disertai kepanikan pengunjung yang berteriak dan berlarian saat kebakaran terjadi.

Media Swiss juga berspekulasi bahwa kebakaran mungkin dipicu penggunaan kembang api atau perangkat piroteknik saat konser berlangsung, meskipun polisi menegaskan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Pihak kepolisian menyatakan, area Crans Montana sepenuhnya ditutup untuk umum demi kelancaran operasi penyelamatan.

Selain itu, otoritas Swiss memberlakukan larangan terbang di wilayah udara Crans Montana selama penanganan darurat berlangsung.

Beberapa jam setelah kejadian, fotografer AFP melaporkan melihat sejumlah ambulans hilir mudik di jalan utama menuju Crans Montana. (*)

 

Sumber: https://www.kompas.com/global/read/2026/01/01/163600170/tragedi-malam-tahun-baru--kebakaran-di-bar-mewah-puluhan-tewas.

Baca juga: Pria Ini Hampir Meninggal Dunia karena Jalani Tradisi Tidur di Ranjang Mendiang Ibunya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.