Tidak Ragu Berkorban demi Kepentingan Keagamaan
January 02, 2026 09:52 AM

Ustadz Muhammad Mukhlis Anwarie, Lc.

Pengasuh/pimpinan PPTQ Raudhatul Amin Gambah Kandangan, HSS.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- BAGI Ustadz Muhammad Mukhlis Anwarie, Lc, sosok seperti Muhammad Fathullah (Amat Cina) adalah seorang yang visioner dan setia kawan. Amat tidak ragu berkorban untuk kepentingan acara keagamaan bahkan dengan tanpa diketahui orang sekali pun.

Hal ini, berdampak pada banyaknya pemuda atau jamaah ibu-ibu yang tertarik belajar bersama nya membaca syair, rawi atau memainkan rebana (tarbang).

Kegiatan rutinan latihan habsyi ini sedikit banyaknya ikut berperan dalam menciptakan kegiatan positif di masyarakat.

“Sehingga dengan sibuknya mereka latihan atau rutinan habsyi maka kegiatan-kegiatan yang kurang baik menjadi berkurang di masyarakat kita,” katanya.

Amat sangat perhatian dengan kondisi masyarakat yang semakin hari semakin terlihat jauh dari nilai-nilai agama.

Dirinya terjun langsung untuk membentuk grup-grup habsyi yang aktif untuk mendekatkan masyarakat pada nilai-nilai cinta terhadap Rasulullah.

Tentunya dengan harapan sebelum mendapatkan syafaat kelak di akhirat, beliau berharap dengan maraknya lantunan syair-syair shalawat dibacakan akan menjadi keberkahan untuk banua.

“Diriwayatkan dari ibnu Mas’ud RA bahwasanya Rasulullah bersabda, orang yang paling utama bersamaku pada hari kiamat adalah yang paling banyak berselawat kepadaku.(HR. Tirmidzi),” katanya.

Rutin latihan atau hadir di majlis maulid habsyi, dengan sendiri nya telah mengamalkan hadits tentang anjuran memperbanyak selawat tersebut.

“Harapan kita sebagai sahabat adalah semoga beliau tetap semangat dalam menggerakkan masyarakat untuk bershalawat sambil berusaha memperdalam lagi pengetahuan agama anggota grup-grup habsyi,” ujarnya. (ady)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.