TRIBUNNEWS.COM - Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga yang berarti kesialan atau ujian yang datang beruntun tiada habisnya, peribahasa itulah yang barangkali menggambarkan situasi Chelsea.
Tepatnya lagi kondisi Chelsea jelang laga tandang ke markas Manchester City di pekan ke-20 Liga Inggris.
Merujuk pada jadwal Liga Inggris pekan tersebut, laga Manchester City vs Chelsea akan digelar di Stadion Etihad, Senin (5/1/2026) jam 00.30 WIB.
Bagi Chelsea, laga tandang melawan tim sekelas Manchester City tampaknya hadir bukan di momen yang tepat.
Bagaimana tidak, berbagai permasalahan yang rumit kini tengah dirasakan Chelsea.
Mulai dari pemecatan Enzo Maresca sebagai pelatih utama, tren performa yang anjlok hingga badai cedera.
Dimulai dari isu panas yang baru-baru ini menjadi sebuah kenyataan pahit bagi Chelsea.
Ya, Chelsea secara mengejutkan memutuskan untuk berpisah dengan Enzo Maresca selaku pelatihnya.
Barangkali tak ada yang menyangkal, jika perpisahan antara Chelsea dan Enzo Maresca terjadi begitu cepat.
Hal ini mengingat Enzo Maresca dipandang sudah mampu menjalankan tugasnya dengan baik, meski belum sempurna.
Raihan gelar juara Liga Konferensi Eropa hingga status jawara di Piala Dunia Antarklub, menjadi bukti validnya.
Pada musim ini, Chelsea juga masih berjuang untuk meraih prestasi terbaik di empat kompetisi berbeda.
Di Liga Inggris, Chelsea masih berada di jalur yang tepat bersaing memperebutkan zona Liga Champions, dengan menempati posisi kelima dengan raihan 30 poin dari 19 laga, terpaut 3 angka dari Liverpool selaku peringkat empat.
Di Liga Champions, Chelsea masih menjaga asa lolos ke 16 besar tanpa play-off, lantaran berada di posisi ke-13 dengan koleksi 10 poin.
Sementara di Piala Carabao, Chelsea sudah mengamankan tempat di babak semifinal, dan akan menantang Arsenal.
Lalu di Piala FA, Chelsea baru akan memulai perjuangannya di babak ketiga, dengan melawan Charlton pada tanggal 11 Januari 2026 mendatang.
Hanya saja pada kenyataannya, meskipun sudah berusaha memberikan yang terbaik kepada Chelsea, karier kepelatihan Enzo Maresca bersama The Blues akhirnya berakhir tepat di tanggal pertama kalender tahun baru.
Dipecatnya Enzo Maresca diyakini karena ada gesekan serius antara petinggi Chelsea dengan dirinya di balik layar.
Kini, setelah mengakhiri kerjasama dengan Enzo Maresca, Chelsea mau tidak mau harus mencari sosok pelatih pengganti yang tepat untuk menyelamatkan musim ini.
Apesnya, di tengah usaha Chelsea membidik pelatih baru, mereka akan berhadapan dengan Manchester City yang tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya di semua kompetisi.
Ada kemungkinan jika Chelsea akan bermain melawan Manchester City tanpa kehadiran pelatih utama di pinggir lapangan.
Bahkan, ada isu yang menyebut Willy Caballero yang kini menjadi assisten pelatih Chelsea, akan menjadi sosok caretaker yang akan mengawal perjuangan The Blues melawan mantan timnya sendiri di Stadion Etihad.
Laga krusial melawan Manchester City di Stadion Etihad, tanpa hadirnya pelatih utama, jelas akan menjadi tantangan tersendiri bagi Chelsea dalam laga tersebut.
Situasi kian rumit bagi Chelsea, karena tren performa The Blues jelang tandang ke kandang Manchester City, jauh dari kata mengesankan.
Jika Manchester City tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya di semua kompetisi musim ini.
Berbeda dengan Chelsea yang sudah tiga kali kalah dengan jumlah pertandingan yang sama di tiga kompetisi berbeda.
Bahkan, selain sudah kalah 3x dalam 9 laga terakhirnya, Chelsea juga hanya bisa bermain imbang 4x dan cuma menang 2x pada periode yang sama.
Berkaca dari rentetan hasil tersebut, tak salah jika performa Chelsea saat ini sedang lesu dan tidak konsisten.
Jika tidak segera bangkit dan menemukan kembali performa terbaiknya, Chelsea rawan menjadi bulan-bulanan Manchester City di Stadion Etihad, akhir pekan ini.




















Menyoal permasalahan pemain yang absen dalam laga melawan Manchester City, Chelsea juga bernasib apes.
Bayangkan saja, pemain andalan seperti Moises Caicedo, Marc Cucurella, Levi Colwill akan absen dalam laga ini.
Caicedo terpaksa absen lantaran kena skorsing, sementara Cucurella dan Colwill masih cedera.
Ada pula pemain lain seperti Romeo Lavia dan Jorrel Hato yang tidak bisa membersamai perjuangan Chelsea, karena cedera yang belum kunjung pulih.
Permasalahan absennya beberapa pemain andalan tersebut, jelas melengkapi kondisi babak belurnya Chelsea jelang beberapa hari laga tandang melawan Manchester City di Stadion Etihad.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)