Pemain Israel Manor Solomon Jadi Musuh Publik: Diabaikan Villarreal, Kini Dihujat di Italia
January 02, 2026 12:24 PM

TRIBUNNEWS.COM – Nama Manor Solomon mendadak menjadi sorotan tajam di Eropa. Pemain sayap asal Israel itu kini berada dalam tekanan besar, mulai dari tersisih di Villarreal hingga menjadi sasaran kritik publik di Italia, situasi yang membuat perjalanan kariernya memasuki fase sulit.

Solomon sejatinya dikenal sebagai winger bertalenta dengan kecepatan, kelincahan, serta kemampuan dribel yang mumpuni. Namun, faktor di luar lapangan membuat kiprahnya di kompetisi Eropa berjalan tidak mulus.

Saat dipinjamkan Tottenham Hotspur ke Villarreal, Manor Solomon tak mendapatkan menit bermain sesuai ekspektasi. Meski sempat diproyeksikan sebagai tambahan kekuatan di sektor sayap, namanya perlahan tersingkir dari rencana utama tim.

Solomon jarang tampil sebagai starter dan lebih sering mengisi bangku cadangan. Sepanjang musim ini, ia hanya mencatatkan 358 menit bermain dari 11 pertandingan di semua kompetisi bersama Villarreal.

Menariknya, minimnya kesempatan bermain Solomon disebut bukan semata karena performa teknis. Mengutip laporan Al Jazeera, terpinggirkannya Solomon tak lepas dari tekanan sebagian suporter Villarreal yang menolak kehadiran pemain yang dinilai memiliki sikap politik tertentu terkait konflik di Gaza.

Kondisi tersebut membuat masa peminjaman Solomon di Villarreal berakhir lebih cepat dari rencana awal.

Dengan menit bermain yang sangat terbatas, Solomon akhirnya memilih angkat kaki pada jendela transfer musim dingin Januari 2026.

MENGGIRING BOLA - Aksi pemain asal Israel, Manor Solomon menggiring bola saat mengawal Tottenham Hotspur. (Foto diunduh di Instagram Manor Solomon - 17/6/2025) (Instagram Manor Solomon)

Menurut laporan jurnalis ternama Fabrizio Romano, Solomon dikabarkan akan melanjutkan kariernya di Italia dengan bergabung bersama Fiorentina pada paruh kedua Serie A 2025/2026.

“Fiorentina telah mencapai kesepakatan lisan untuk merekrut Manor Solomon, here we go! Pemain sayap ini akan meninggalkan Villarreal setelah masa pinjamannya dihentikan dan akan pindah ke Fiorentina dari Tottenham,” tulis Romano melalui akun X (Twitter).

Namun, kepindahan ke Italia ternyata tak sepenuhnya menjadi solusi instan bagi Solomon.

Baca juga: Presiden FIFA dan UEFA Digugat ke ICC, Dituding Terlibat Kejahatan Perang Israel di Gaza

Bahkan sebelum diumumkan secara resmi, pemain berusia 26 tahun itu sudah menghadapi reaksi negatif dari sebagian publik dan suporter, yang kembali mengaitkan status kewarganegaraannya dengan konflik geopolitik yang tengah berlangsung di Timur Tengah.

Kolom komentar unggahan Fabrizio Romano pun dipenuhi berbagai kritik yang diarahkan kepada Solomon, menunjukkan bahwa tekanan terhadapnya tak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga secara personal.

Di sisi lain, kelompok suporter Fiorentina dikenal vokal dalam menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Sikap tersebut kerap ditunjukkan melalui berbagai aksi simbolik di stadion Artemio Franchi, termasuk pembentangan atribut bernuansa solidaritas dalam beberapa kesempatan.

Situasi ini membuat Manor Solomon menghadapi tantangan berat, bukan hanya sebagai pesepak bola profesional yang mencari kestabilan karier, tetapi juga sebagai individu yang berada di tengah pusaran isu sensitif global.

Tak ada asap tanpa api. Perumpamaan tersebut dinilai tepat untuk menggambarkan situasi yang kini menyelimuti sosok Manor Solomon.

Sorotan terhadap pemain asal Israel itu bukanlah hal baru.

Jauh sebelum menghadapi tekanan di Eropa, Solomon sempat menjadi pusat perhatian publik pada tahun 2023 karena sikapnya yang sangat vokal terkait konflik antara Israel dan Palestina.

Melalui akun media sosial pribadinya, Solomon secara terbuka menyampaikan pandangannya mengenai perang yang berlangsung saat itu.

Ia bahkan menuding Hamas, yang disebutnya sebagai kelompok bersenjata Palestina, telah membunuh rakyat mereka sendiri akibat kegagalan peluncuran roket.

“Membunuh rakyat mereka sendiri (Palestina) dan menyalahkan Israel,” tulis Manor Solomon dalam unggahan Instagram pada 2023 lalu.

Tak hanya itu, Solomon juga membagikan ulang pernyataan Presiden Israel Isaac Herzog, yang menegaskan bahwa ledakan yang terjadi kala itu diklaim berasal dari roket Hamas yang gagal diluncurkan, bukan akibat serangan Israel.

Unggahan tersebut kemudian menuai reaksi luas di media sosial dan menjadi salah satu faktor yang membuat nama Manor Solomon kerap dikaitkan dengan isu geopolitik, bahkan hingga berdampak pada perjalanan karier sepak bolanya di Eropa saat ini.

Tak ayal jika ia tak mendapatkan dukungan oleh suporter Villareal dan kini dihujat oleh fan Fiorentina meski belum diumumkan sebagai pemain.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.