Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Melonjak, Lalu Lintas Macet
January 02, 2026 01:35 PM

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PASAR MINGGU - Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menjadi destinasi wisata favorit bagi warga yang ingin menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Antusias pengunjung Taman Margasatwa Ragunan pada hari pertama Tahun Baru 2026, Kamis (1/1/2026) begitu besar.

Tercatat, 113.398 orang mengunjungi taman seluas 147 hektar dengan koleksi satwa 2101 ekor satwa dari 220 spesies itu.

Baca juga: Habiskan Liburan Nataru ke Bogor? Curug Kembar Jadi Pilihan Menarik, Akses ke Citalahab Masih Tutup

Hal ini juga membuat arus lalu lintas di Jalan Harsono RM arah Taman Margasatwa Ragunan macet.

Untuk mencegah kemacetan, pengelola Taman Margasatwa Ragunan mengevaluasi pengaturan lalu lintas guna antisipasi lonjakan pengunjung selama libur Tahun Baru 2026.

"Tentu kami akan evaluasi, terutama pengaturan distribusi lalu lintas yang mungkin akan kami pertimbangkan lagi," ucap Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang, Jumat (2/1/2026).

Evaluasi difokuskan pada distribusi arus kendaraan yang sempat menumpuk di Pintu Utara.

Menurut Bambang, kemacetan terjadi karena belum optimalnya pengalihan kendaraan ke Pintu Barat sebagai jalur masuk alternatif. 

Adapun evaluasi akan dilakukan pengelola Taman Margasatwa Ragunan bersama kepolisian.

Pada libur Tahun Baru, Ragunan hanya membuka Pintu Utara dan Pintu Barat sebagai jalur masuk, sementara Pintu Timur dan Pintu Selatan difungsikan sebagai jalur keluar untuk menerapkan sistem satu arah.

"Itu mungkin akan dievaluasi oleh polisi untuk pembagian jalur masuknya supaya tidak hanya terfokus terkonsentrasi di utara saja," tuturnya. 

Pantauan Warta Kota, Kamis pukul 11.55 WIB, kepadatan kendaraan mulai terlihat sejak kawasan Simpang Ragunan.

Mobil tampak tak bergerak sama sekali, sedangkan motor melintas di sisi kiri jalan.

Tak sedikit pengendara sepeda motor yang terpaksa menepi sejenak untuk beristirahat.

Bahkan ada yang harus berjalan kaki untuk menuju Taman Margasatwa Ragunan.

"Saya naik mobil online, niatnya mau ke Ragunan, ajak anak istri liburan. Lihat macet begini terpaksa jalan kaki," ujar Darso (40) warga Menteng, Jakarta Pusat.

Hal ini dimaanfatkan pedagang dadakan untuk berjualan minuman, makanan, dan tikar.

Akibat kemacetan tersebut, arus lalu lintas dari arah Pejaten menuju Ragunan terpaksa ditutup. 

Penutupan dilakukan dengan pemasangan barrier berwarna oranye guna mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi. (m31)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.