Pasutri Panik Saksikan Detik-detik Toko Alat Tulisnya Terbakar di Banjarnegara
January 02, 2026 03:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA — Kebakaran hebat melanda sebuah toko alat tulis Toko Mitra di Desa Purwareja , Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (1/1/2026) malam. Api baru berhasil dipadamkan setelah hampir tiga jam proses pemadaman oleh tim pemadaman kebakaran lintas daerah. 


Kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari mesin fotokopi di bagian gudang belakang. Banyaknya tumpukan kertas dan alat tulis membuat api cepat membesar. 


Komandan Regu 3 Pos Damkar Purwanegara, Yoga Danu Pratama menjelaskan, kebakaran pertama kali terendus sekitar pukul 22.00 WIB. 


"Awalnya pemilik toko pertama kali mencium bau asap seperti terbakar saat berada di gudang. Terus di cek ke gudang dan ruko belum terlihat api," ungkap Yoga saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Jumat (2/1/2026). 


Merasa situasi aman, pemilik bersama sang istri kemudian meninggalkan lokasi untuk mandi dan makan. Namun, sekitar pukul 22.30 WIB, istri pemilik toko kembali mengecek gudang dan mendapati api sudah berkobar cukup besar. 


Korban bersama suaminya sempat berusaha untuk memadamkan api menggunakan air seadanya, namun tidak berhasil, sehingga api pun terus membesar dan mulai melahap isi gudang. 


Kemudian, dua orang saksi yang sedang duduk di depan rumah melihat kepulan asap dan api yang sudah membesar sehingga keduanya langsung berteriak meminta tolong dan memukul kentongan untuk memberi tahu warga sekitar. 


Tak lama kemudian, pemilik toko pun menghubungi Pos Damkar Purwanegara pada pukul 22.49 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.04 WIB. 


"Karena kobaran api yang cukup besar, kami pun diperkuat dengan bantuan dari Damkar Banjarnegara, Pos Karangkobar, serta Damkar Purbalingga," tuturnya. 


Yoga melanjutkan, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB dan seluruh proses penanganan selesai sekitar pukul 02.00 WIB. 


Lebih lanjut, ia mengatakan kebakaran tergolong besar karena objek yang terbakar merupakan toko alat tulis. Selain bangunan gudang, sedikitnya tiga unit mesin fotokopi, kertas dan berbagai perlengkapan usaha hangus terbakar. 

Baca juga: Seniman Cilacap Lega, Gedung Graha Pemuda Disulap Jadi Gedung Kesenian


"Yang pertama terbakar mesin fotokopi. Karena banyak kertas dan bahan yang mudah terbakar, api pun cepat menjalar," katanya. 


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pihaknya mengatakan total kerugian material sementara saat ini ditaksir mencapai Rp50 juta. 


"Kerugian kemungkinan besar bisa lebih, karena selain mesin fotokopi, alat-alat jualan dan bangunan juga terdampak," ujarnya. 


Proses pemadaman sendiri, sempat terkendala oleh sumber air yang cukup jauh. Sehingga pemadaman pun membutuhkan waktu yang lebih lama. 


Namun kondisi tersebut berhasil diatasi setelah BPBD dan PMI datang membawa suplai air tambahan. 


"Kami menerapkan sistem non-stop. Ada unit yang fokus menyemprot, sementara unit lain khusus mengisi ulang air," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.