TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Margasari mengakibatkan luapan air di Underpass Pesurupan, Desa Prupuk Utara, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, pada Kamis (1/1/2026) malam.
Hujan lebat turun sejak siang dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama.
Akibatnya, sekitar pukul 21.00 WIB air hujan yang masuk ke area underpass ditambah dengan luapan sungai di sekitar lokasi menyebabkan genangan air cukup tinggi hingga menutup badan jalan.
Baca juga: Underpass Prupuk Utara Tegal Terendam Banjir 1,7 Meter, Warga Gotong Motor Pakai Bambu
Kondisi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Slawi menuju Kabupaten Brebes dan Purwokerto maupun sebaliknya tidak dapat dilalui sementara waktu sehingga terjadi antrean panjang kendaraan di kedua arah.
Menanggapi situasi tersebut, petugas siaga tanggap bencana Polres Tegal bersama unsur TNI, BPBD, Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes segera melakukan langkah cepat penanganan.
Penanganan dipimpin langsung Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, Wakapolres Tegal Kompol M Iskandarsyah, pejabat utama Polres Tegal dan personel terkait.
Sekitar pukul 21.45 WIB, petugas gabungan mulai melakukan penyedotan air menggunakan mesin diesel siaga guna mempercepat surutnya genangan.
Di sisi lain, Tim Urai Satlantas Polres Tegal bersama personel Polsek Margasari dan personel Pos Pam Klonengan Operasi Lilin Candi 2025 melakukan pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar bersabar dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Berkat kerja sama dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, pada Jumat (2/1/2026) pukul 02.30 WIB genangan air berhasil dikendalikan, dan kendaraan kecil maupun kendaraan berat sudah dapat melintas kembali melalui Underpass Prupuk Utara secara bertahap.
AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan, kehadiran Polri bersama pemerintah daerah dan instansi terkait merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," imbau Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, pada Tribunjateng.com, Jumat (2/1/2026).
Sementara itu, dalam postingan di akun Instagram pribadi miliknya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membagikan video tim dari Pemadam Kebakaran sedang melakukan proses penyedotan air banjir.
Dalam keterangannya Bupati Ischak menerangkan, "Jalur Nasional Tegal-Purwokerto tepatnya di Underpass Surupan, Desa Prupuk Utara, Kecamatan Margasari sementara terputus dari pukul 21.00 WIB disebabkan curah hujan tinggi dan luapan air sungai Pemali. Banjir tinggi sampai 1,7 meter dan masih dilakukan proses penyedotan."
Saat dikonfirmasi Tribunjateng.com melalui pesan singkat WhatsApp pada Jumat (2/1/2026), Bupati Ischak menyampaikan bahwa kondisi terkini air banjir sudah surut dan arus lalu lintas lancar bisa dilalui kendaraan.
Ditanya apa upaya yang akan dilakukan mengingat sudah menjadi peristiwa langganan setiap tahun, Bupati Ischak menegaskan pihaknya akan segera mengusulkan penanganan ke Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
"Pemkab Tegal dan Pemkab Brebes akan mengusulkan penanganan ke Kementerian Pekerjaan Umum utamanya mengenai pembangunann flyover atau jalan layang," tegas Bupati Ischak. (dta)