SRIPOKU.COM - Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) tengah disiapkan menjadi destinasi wisata baru di Kota Palembang.
Progres renovasi kawasan bersejarah ini mulai menunjukkan perubahan signifikan dan menarik perhatian publik.
Potret terbaru renovasi Plaza BKB dibagikan melalui akun Instagram @palembang.sumsel.ssci pada Jumat (1/1/2025).
Baca juga: Palembang Bird Park Dipadati Pengunjung, Jadi Pilihan Warga Isi Liburan Nataru dan Sekolah
Dalam unggahan tersebut terlihat pemasangan pagar bernuansa merah putih di tepian Sungai Musi serta penambahan anjungan yang menghadap langsung ke sungai.
“Tahap I renovasi Plaza BKB, perubahan yang sudah terlihat antara lain pemasangan pagar bernuansa merah putih serta penambahan anjungan menghadap Sungai Musi,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Sebagaimana diketahui, kawasan Benteng Kuto Besak yang sebelumnya tertutup untuk umum kini akan direvitalisasi secara bertahap sebelum akhirnya dibuka bagi masyarakat.
Plaza BKB pun diproyeksikan menjadi alternatif destinasi wisata baru bagi warga Palembang maupun wisatawan.
Baca juga: Walikota Ratu Dewa Bagikan Kain Kafan Untuk Pejabat Pemkot Palembang, Ini Pesan Ingin Disampaikan
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengungkapkan bahwa akses masuk ke bangunan bersejarah Benteng Kuto Besak dipastikan akan dibuka untuk publik setelah tercapai kesepakatan antara Pemerintah Kota Palembang dan Kodam II Sriwijaya.
Kesepakatan tersebut menjadi penantian panjang masyarakat Palembang yang selama ini belum dapat menelusuri langsung bagian dalam BKB, salah satu ikon sejarah terpenting di Sumatera Selatan.
“Tadi kita sudah rapat yang dihadiri langsung Pangdam II Sriwijaya dan pejabat utama Kodam II Sriwijaya. Hasilnya, disepakati kalau BKB nanti bisa dibuka untuk masyarakat,” ujar Ratu Dewa usai pertemuan beberapa waktu lalu.
Meski demikian, Ratu Dewa menegaskan bahwa masyarakat masih perlu bersabar karena sebelum dibuka, Benteng Kuto Besak akan menjalani proses revitalisasi.
Rencana revitalisasi tampak depan BKB dijadwalkan mulai 1 Januari 2026.
“Nanti akan ada penandatanganan kerja sama terlebih dahulu. Dengan dibukanya ini, masyarakat bisa melihat langsung bagian dalam benteng bersejarah ini,” tambahnya.
Ke depan, Benteng Kuto Besak tidak hanya difungsikan sebagai objek wisata, tetapi juga akan bertransformasi menjadi pusat informasi budaya.
Kawasan ini direncanakan dilengkapi galeri sejarah serta tourism information guna memberikan pengalaman edukatif bagi para pengunjung.
“Kita revitalisasi dulu, setelah itu baru dibuka untuk umum,” tegas Ratu Dewa.
Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A memastikan komitmen pihaknya dalam menjaga dan merawat Benteng Kuto Besak.
“Insya Allah ke depan bisa kita kembangkan bersama-sama. Saya berterima kasih kepada Pak Wali Kota,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan penganggaran revitalisasi BKB yang melibatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang.
“Insya Allah bisa terealisasi,” pungkasnya.