TMA Sungai Batanghari 230 Cm, BPBD Batang Hari Siaga Persiapan
January 02, 2026 03:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, BATANG HARI - Update tinggi muka air (TMA) Sungai Batanghari di Kabupaten Batang Hari mengalami kenaikan hingga mencapai 230 sentimeter, Jumat (2/1/2026) pagi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari menetapkan status siaga persiapan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Pantauan Tribun Jambi di lokasi, alat ukur ketinggian air TMA Sungai Batanghari memperlihatkan angka 230 sentimeter. 

Angka tersebut meningkat dari sebelumnya 226 sentimeter dan menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa jam sebelumnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari, Samral Lubis, mengatakan debit air Sungai Batanghari mengalami perubahan signifikan dalam sepekan terakhir. 

Ia menyebutkan, beberapa minggu lalu TMA masih berada di angka 194 sentimeter, kemudian naik menjadi 216 sentimeter, dan kembali meningkat dalam waktu singkat.

"Dalam tiga hari terakhir ini kenaikannya cukup signifikan. Kemarin sore TMA berada di 216 sentimeter, lalu dalam satu malam naik 10 sentimeter menjadi 226 sentimeter," ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD terus melakukan pemantauan curah hujan baik di wilayah hulu maupun hilir Sungai Batanghari. 

"Saat ini posisi berada di siaga persiapan. Sampai sekarang belum ada laporan dari masyarakat terkait dampak langsung. Jalan utama dan transportasi masih berjalan normal," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Batang Hari telah menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna membahas kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

"Kami sudah melakukan rapat Forkopimda. Di tingkat kecamatan juga sudah dilakukan kesiapan, mulai dari pemantauan lapangan, kesiapan tim, hingga koordinasi yang dilakukan setiap hari," jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah kecamatan yang berada di bantaran Sungai Batanghari berpotensi terdampak jika debit air terus meningkat.

Kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Pemayung, Kecamatan Muara Bulian, Kecamatan Muara Tembesi, Kecamatan Batin XXIV, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kecamatan Maro Sebo Ulu, dan Kecamatan Mersam.

"Sementara untuk Kecamatan Bajubang saat ini masih aman karena lokasinya jauh dari bantaran Sungai Batanghari," ungkapnya.

BPBD Kabupaten Batang Hari mengimbau masyarakat yang bermukim maupun beraktivitas di sepanjang bantaran Sungai Batanghari untuk waspada.

"Kami mengimbau kepada masyarakat termasuk yang tinggal di pemukiman bantaran sungai dan sektor perkebunan, agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam beraktivitas," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

Baca juga: Musyawarah Pemilihan Ketua HMI Jambi Berujung Pengeroyokan, Dua Orang Luka-luka

Baca juga: Emak-emak di Jambi Terbalik Motornya di Jalan Lingkar Selatan Gara-gara Banyak Lubang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.