Rentetan Teror yang Diterima Yama Carlos, Ibu Temannya Sesama Aktor Ikut Jadi Sasaran
January 02, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Aktor dan kreator konten Yama Carlos mengungkap teror yang dialaminya setelah mengunggah konten bernada satir tentang penanganan bencana di Sumatra.

Rentetan teror yang dialaminya terjadi beruntun di hari yang sama, yakni pada Kamis, 25 Desember 2025.

Teror yang dialaminya meliputi peretasan WhatsApp, ancaman hingga pengiriman barang Cash on Delivery (COD) fiktif bernilai jutaan rupiah.

Peristiwa bermula setelah Yama melakukan ibadah Natal pada Kamis pagi. Ia menerima rentetan panggilan telepon dari nomor tak dikenal.

Karena tidak diangkat, tak lama kemudian masuk pesan WhatsApp dengan nada mengancam.

Pesan WhatsApp itu berisi perintah agar Yama segera menghapus 12 konten TikTok yang diunggahnya dalam sepekan.

Belum sempat merespons pesan itu, Yama mendapat telepon dari seorang teman sesama aktor berinisial AB.

Yama belum lama mengenal aktor muda tersebut, mereka berkenalan setelah terlibat dalam satu proyek web series yang sama.

Dari percakapan itu, Yama mengetahui nomor WhatsApp ibu AB diduga telah diambil alih oleh pihak tak dikenal.

Melalui nomor ibu AB, peneror menyampaikan ancaman agar Yama menghapus 12 konten di akun TikTok.

Mendapat tekanan itu, Yama akhirnya menghapus konten yang dimaksud, meski peneror tidak secara spesifik menyebutkan konten mana yang dianggap bermasalah.

Baca juga: YLBHI Sebut Teror Kepada Aktivis dan Influencer Merupakan Pembungkaman Terhadap Kritik

"Ketika hari itu tanggal 25 Desember 2025, diteror nomor ibunya (teman saya) diambil alih, dia diancam suruh Yama menghapus 12 konten Tiktok seminggu terakhir."

"Dia (AB) langsung telepon saya saat itu. Ya karena saya mendapatkan tekanan psikis melalui ibunya teman saya ini saya hapuslah konten yang mungkin dimaksud peneror ini," kata Yama, dikutip Tribunnews dari YouTube Nusantara TV, Jumat (2/1/2026).

Tak lama setelah konten itu dihapus, nomor WhatsApp ibu AB kembali normal.

Pada hari yang sama, teror berlanjut dengan datangnya kiriman barang COD fiktif secara bertubi-tubi ke alamat Yama, dengan total mencapai jutaan rupiah.

Yang membuat aktor berusia 44 tahun itu semakin terkejut, peneror mampu memperoleh nomor pribadi istrinya. Nomor yang menurut Yama tidak pernah dibagikan kepada sembarang orang dan hanya diketahui oleh lingkar keluarga terdekat.

Bahkan, diduga nomor nenek dari anak laki-laki Yama turut menjadi sasaran peneror.

Yama berasumsi, peneror sengaja tak menyebutkan konten secara eksplisit demi 'bermain aman'.

Dijelaskannya, dari 12 konten TikTok yang diminta untuk dihapus, sebagian besar berisi konten keluarga bersama istri dan anaknya.

Hanya, terdapat satu konten yang bersifat ekspresi personal, dikemas dalam bentuk satir, tanpa menyebut pihak manapun secara langsung.

Konten itu yang disinyalir menjadi pemicu Yama mendapat rentetan teror pada 25 Desember 2025.

"Karena kalau mau berbicara 12 konten itu sisanya saya sama anak saya, saya sama istri saya, saya sama keluarga saya."

"Tapi kira-kira mungkin yang membuat baperan atau menyinggung salah satu pihak yang itu tuh. (Yang terkait bencana Aceh) hanya satu.," ungkap dia.

Selain Yama, sejumlah tokoh publik juga mendapat teror serupa, berupa fisik maupun digital menjelang akhir 2025.

Mereka adalah aktivis Greenpeace Iqbal Damanik, aktivis Virdian Aurellio, influencer Sherly Annavita, dan DJ Donny.

Teror-teror itu diterima diduga karena kritik mereka terhadap penanganan bencana di Sumatra.

(Tribunnews.com/Lusi)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.