TRIBUNNEWS.COM - Teror bangkai ayam dan bom molotov dialami Dony Adam atau dikenal sebagai DJ Donny (41) dalam kurun waktu tiga hari.
DJ Donny merupakan konten kreator asal Aceh yang sering mengkritik kebijakan pemerintah termasuk penanganan banjir di Sumatra.
Pada Senin (29/12/2025), istrinya menemukan paket berisi bangkai ayam disertai pesan ancaman bertuliskan, 'Jaga mulutmu, terutama di medsos. Jangan pecah belah bangsa, atau kamu akan jadi seperti ayam ini!'
Dua hari kemudian, Rabu (31/12/2025) dini hari, rumah DJ Donny kembali diteror.
Kali ini, pelaku melemparkan bom molotov ke arah kendaraan yang terparkir di halaman.
Api sempat menyala di kap mobil, namun berhasil padam.
Aksi teror tersebut, telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (31/12/2025).
DJ Donny menerangkan, petugas kepolisian langsung mendatangi rumahnya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Siang bikin laporan, tim dari Polda datang ke rumah jam 14.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB."
"Kemudian datang tim kedua jam 19.00 WIB sampai jam 24.00 WIB malam. Mereka tahun baruan di sini," ungkapnya, Kamis (1/1/2025).
Dari olah TKP tersebut, penyidik membawa sejumlah barang bukti seperti pecahan kaca, sumbu bom molotov serta kertas berisi pesan ancaman.
Baca juga: Teror Terhadap Aktivis dan Influencer Akhir Desember 2025, KUHP dan KUHAP Berlaku Hari Ini
Sejumlah saksi diperiksa mulai istri hingga asisten rumah tangga (ART).
"Kertas bertuliskan ancaman yang ada di paket bangkai ayam totalnya tiga lembar. Dua lembar tulisan, satu lembar foto dan tulisan," lanjut DJ Donny.
Ia menjelaskan, wajah pelaku pelemparan bom molotov terekam kamera CCTV, namun menggunakan masker.
Beruntungnya, bom molotov tidak meledak sehingga rumah tidak terbakar.
"Semalam saya pulang, saya tidur, jam 03.00 WIB di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya."
"Untung aja Allah masih baik sama saya. Apinya mati duluan," bebernya.
Pecahan botol kaca disimpan untuk diserahkan sebagai barang bukti saat melapor.
Baca juga: Anggota Komisi III DPR Hasbiallah Dorong Usut Tuntas Teror Terhadap DJ Donny Cs: Jangan Berspekulasi
DJ Donny menegaskan, aksi teror tak hanya merugikan keluarganya, namun juga mengancam keselamatan tetangga.
"Mungkin kalau misalnya kayak rumah saya kebakar, mungkin enggak ada masalah ya. Tapi kalau sampai rumah tetangga saya, rumah orang lain, nah, itu kan jadi masalah."
"Makanya hari ini saya kayaknya sepertinya harus lapor ke Polda," terangnya.
Aksi teror juga dialami manajer kampanye iklim dan energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik; influencer wanita, Sherly Annavita Rahmi. serta kreator konten Dony Adam atau dikenal sebagai DJ Donny (41).
Komisioner Kompolnas, M. Choirul Anam, mengecam aksi teror yang ditujukan untuk para aktivis dan konten kreator.
"Kita menyayangkan, fakta terjadi teror yang dialami oleh para aktivis maupun influencer ya. Apapun motivasi, apapun bentuk dan tujuan dari teror itu merugikan kita semua," ungkapnya, dikutip dari YouTube KompasTV.
Menurutnya, kebebasan berpendapat dijamin oleh undang-undang dan konstitusi.
"Apa yang mereka lakukan itu bagian dari hak yang dilindungi oleh konstitusi kita, dilindungi oleh undang-undang kita, dilindungi oleh prinsip-prinsip hak asasi manusia," tegasnya.
Ia mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap siapa pelaku di balik aksi teror ini dan mencari tahu siapa dalang yang berada di belakangnya.
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJakarta.com/Dewi Kartika)