Sejumlah Titik Jalan Nasional Wates-Yogyakarta Terpantau Berlubang Hingga Makan Korban
January 02, 2026 05:01 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sejumlah lubang ditemukan di sepanjang Jalan Wates-Yogyakarta wilayah Kulon Progo.

Beberapa titik lubang tersebut bahkan dilaporkan sudah memakan korban karena kondisinya sudah cukup parah.

Pantauan Tribun Jogja pada Jumat (02/01/2025), lubang jalan mulai banyak ditemukan dari Simpang Ngeplang di Kapanewon Sentolo hingga memasuki wilayah Kapanewon Pengasih.

Sebagian dari lubang jalan tersebut sudah ditambal, namun masih ada yang belum.

Hanya ditandai dengan cat warna putih untuk memperingatkan pengendara yang melintas.

Salah satu lubang jalan yang cukup besar dan dalam berada di Jalan Nasional wilayah Kalurahan Kedungsari, Pengasih.

Makan Korban

Lubang yang ada di jalan nasional tersebut dilaporkan sudah banyak memakan korban.

Imran, pengelola Bengkel Sumber Rejeki Ban yang berada tak jauh dari lokasi lubang tersebut mengatakan banyak kendaraan yang mengalami kerusakan usai melewati lubang jalan.

"Banyak pengendara yang datang ke bengkel saya usai kendaraannya rusak lewat lubang jalan itu," ujarnya pada wartawan.

Menurut Imran, kerusakan yang terjadi cukup serius, seperti ban sobek hingga velg pecah karena melewati lubang jalan tersebut.

Kondisi ini umumnya terjadi saat malam hari atau cuaca hujan yang menyebabkan lubang jalan tidak terlihat.

Baca juga: Mulai Januari 2026, Toko Modern di Kulon Progo Dilarang Gunakan Kantong Belanja Plastik

Ia mencontohkan kejadian pada Kamis (01/01/2026) malam, di mana bengkelnya kedatangan hingga 4 mobil yang mengalami kerusakan.

Begitu juga dengan jasa bengkel panggilan, yang bisa menangani 7 sampai 8 mobil dalam sehari.

"Total yang ketahuan saja bisa sampai 20 kendaraan yang harus ditangani," ungkap Imran.

Lubang Membesar

Terkait lubang jalan tersebut, ia mengatakan kerusakannya belum lama terjadinya. 

Awalnya lubang yang muncul berukuran cukup kecil, namun akhirnya semakin membesar hingga menjadi seperti saat ini.

Lubang tersebut semakin membesar karena guyuran air hujan yang membuat lapisan aspalnya mengelupas.

Kondisinya diperparah dengan banyaknya kendaraan berat yang melintas di sana.

"Lubangnya menjadi semakin besar dan semakin dalam juga," jelas Imran.

Kewenangan Pemerintah Pusat

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Septi Adi Jati Prabowo mengatakan pihaknya sudah menerima informasi soal lubang jalan tersebut. 

Meski demikian untuk perbaikannya menjadi wewenang dari pemerintah pusat.

Sebab Jalan Wates-Yogyakarta merupakan jalan berstatus nasional dan ditangani oleh Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN).

"Sudah kami laporkan ke Satker PJN agar bisa segera diperbaiki," kata Adi.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.