Nasib Tragis Atlet Terjun Payung Widiasih, Ditemukan Tewas Usai Jatuh 3 Hari Lalu
January 02, 2026 05:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pangandaran - Atlet terjun payung bernama Widiasih (58) ditemukan tewas oleh nelayan pada Jumat (2/1/2026) pagi. Ia ditemukan setelah tiga hari pencarian.

Widiasih sebelumnya dilaporkan hilang setelah jatuh di Perairan Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Berselang tiga hari, kini atlet asal Kabupaten Bandung itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya ditemukan mengambang di dekat keramba Susi Pudjiastuti di perairan Pangandaran.

Atlet terjun payung adalah individu yang secara profesional menekuni olahraga terjun payung (skydiving), yaitu aktivitas melompat dari pesawat udara pada ketinggian tertentu dengan menggunakan parasut sebagai alat utama.

Atlet ini tidak hanya mengandalkan keberanian, tetapi juga keterampilan teknis, kedisiplinan, serta kondisi fisik dan mental yang prima.

Dalam praktiknya, atlet terjun payung dilatih untuk menguasai teknik keluar dari pesawat, mengendalikan posisi tubuh saat jatuh bebas, membuka dan mengendalikan parasut dengan tepat, hingga melakukan pendaratan secara akurat dan aman.

Pada level kompetisi, atlet terjun payung berlomba dalam berbagai nomor, seperti ketepatan mendarat, formasi di udara, serta gaya bebas saat terjun. Olahraga ini menuntut konsentrasi tinggi, kerja sama tim, dan kepatuhan pada standar keselamatan yang ketat.

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr Andri Kurniawan, membenarkan bahwa korban penerjun payung yang jatuh kini sudah ditemukan.

"Alhamdulillah korban sudah ditemukan, personel juga sekarang masih evakuasi," ujar Edwin kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, dikutip dari TribunJabar, Jumat pagi.

Korpos SAR Pangandaran, Edwin Purnama, menyampaikan, bahwa korban penerjun payung di perairan Bojongsalawe kini sudah ditemukan.

"Korban ditemukan di perairan Pangandaran atau 17 kilometer dari pantai Batukaras. Sekarang juga sedang dievakuasi ke Batukaras," katanya.

Dua Atlet Jatuh 

Sebelumnya, nasib nahas menimpa dua orang penerjun payung yang jatuh di sekitar perairan Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Kedua korban yakni bernama Rusli (64) dan Widiasih (58). Kedua penerjun yang sudah lanjut usia itu merupakan warga Kabupaten Bandung.

Keduanya jatuh ketika mengikuti terjun payung pada event Kejuaraan Daerah (Kejurda) sekaligus Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar yang digelar di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban atas nama Rusli berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa tidak lama setelah kejadian. Sedangkan Widiasih, baru ditemukan setelah tiga hari dilakukan pencarian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.