Bulog Bisa Jual Beras SPHP Satu Harga Jika Pemerintah Naikkan Margin Fee
January 02, 2026 08:20 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani optimistis dapat menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga sama dari Sabang sampai Merauke setelah margin fee yang diterima Bulog dinaikkan.

Saat ini, harga beras SPHP masih dibedakan ke dalam tiga zona. Zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi.

Zona 2 mencakup wilayah Sumatera selain Lampung dan Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, serta Kalimantan. Sementara Zona 3 meliputi Maluku dan Papua.

Pembagian zona tersebut dilakukan karena perbedaan biaya transportasi, terutama untuk pengiriman ke wilayah Indonesia Timur yang membutuhkan ongkos lebih besar.

Rizal mengatakan, beras SPHP satu harga dari Sabang sampai Merauke bisa terwujud setelah margin fee atau selisih keuntung yang Bulog terima ditingkatkan pemerintah.

"Beras SPHP ini kan harganya masih ada 3 zona. Zona 1, zona 2, dan zona 3. Nah, harapannya nanti kalau sudah naik margin fee-nya, [harga] beras SPHP-nya itu nanti jadi 1 zona," katanya di kantor Perum Bulog, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2025).

Ia mengungkapkan, sejak 2012 margin fee yang diterima Bulog hanya sebesar Rp 50.

Berkaca pada kinerja Bulog sepanjang 2025 seperti capaian pengadaan gabah tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Bulog, Rizal menilai sudah selayaknya margin fee tersebut ditingkatkan.

Rizal menyebut usulan kenaikan margin fee telah disampaikan kepada pemerintah dan mendapat persetujuan.

Dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) terakhir yang diikuti Bulog, pemerintah menyetujui usulan tersebut. Namun sebelum ditetapkan secara resmi, Bulog diminta terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi teknis (rakornis).

Baca juga: 4.634 Ton Beras SPHP Didistribusikan ke Papua Menjelang Nataru

"Ini sedang proses. Mudah-mudahan dengan naiknya margin fee ini Bulog akan meningkatkan pelayanannya, menjadikan beras satu harga dari Sabang sampai Merauke," ujar Rizal.

Terkait dengan besaran margin fee, Rizal mencontohkan BUMN lain seperti Pertamina dan PLN yang memiliki margin fee sekitar 7 persen.

Ia mengusulkan margin fee Bulog dinaikkan ke angka yang sama. Dengan skema tersebut, Pertamina disebut mampu menjual BBM dengan harga yang seragam di seluruh Indonesia.

Rizal meyakini, dengan margin fee sama, Bulog juga dapat menjual beras SPHP dengan harga yang sama di seluruh wilayah Indonesia. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.