TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penguatan ketahanan sektor kesehatan nasional menjadi agenda strategis pemerintah di tengah tantangan global dan ketergantungan impor bahan baku farmasi dan alat kesehatan.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) baru-baru ini menerima proposal dari sebuah grup usaha besar yang tertarik membangun kawasan industri tematik.
Kawasan yang diusulkan bernama Biotown ini diproyeksikan sebagai pusat pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan nasional.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bilang, kehadiran Biotown diharapkan dapat memperkuat kemampuan Indonesia dalam memproduksi obat-obatan dan alat kesehatan secara mandiri.
"Dari Biotown ini, diharapkan akan memperkuat kemampuan Indonesia dalam memproduksi obat-obatan dan alat-alat kesehatan," kata dia, Jumat (2/1/2026).
Kawasan industriBiotown menitikberatkan pada pemanfaatan sumber daya alam Indonesia sebagai basis produksi, khususnya bahan baku herbal dan sumber hayati lokal dengan memanfaatkan potensi kekayaan alam lokal.
"Obat-obatan yang dikembangkan nantinya akan berbasis sumber daya alam Indonesia, berbasis herbal, dan berbasis apa yang dihasilkan oleh kekayaan alam kita sendiri," tutur Menperin.
Baca juga: Pemerintah Kembangkan Kawasan Industri Tematik untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Dia menilai, pengembangan kawasan industri dengan pendekat.an tematik seperti Biotown merupakan contoh ideal yang perlu terus dicari dan didorong ke depan.
Model kawasan industri ini selain berorientasi pada penciptaan nilai tambah ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat kemandirian nasional serta selaras dengan arah kebijakan Presiden.
"Tematik-tematik seperti ini yang perlu kita cari dan kita dorong ke depan, tentu dengan tetap memastikan keselarasan penuh dengan kebijakan Bapak Presiden," ucap Agus.
Ke depan pihaknya akan terus mendorong pengembangan kawasan industri tematik yang mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi, serta ketahanan dan kemampuan nasional di bidang kesehatan sebagai bagian dari strategi industrialisasi yang berkelanjutan.