Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Banjir melanda kawasan Masjid Agung Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Jumat (2/1/2026).
Pantauan wartawan TribunBanten.com, pada pukul 23.04 WIB air masih menggenang di area pelantaran Masjid Agung Banten Lama dan pemakaman.
Namun air tersebut terlihat mulai surut, dan para peziarah pun bisa kembali melakukan aktivitasnya.
Baca juga: Kasemen Dikepung Banjir Malam Hari, Puluhan Lansia di Kota Serang Dievakuasi
Terlihat para petugas pun bergotong royong mengalirkan air ke pembuangan. Sebelumnya, ketinggian air yang menggenang di area pemakaman mencapai 10-20 cm.
Air yang menggenang itu juga tidak masuk ke dalam area utama masjid maupun makam Sultan Maulana Hasanuddin.
Salah satu petugas, Iman, mengatakan terdapat ratusan makam yang di luar area utama terendam air.
"Banjir cuma di area luar aja, gak nyampe masuk ke dalam area utama, ada ratusan makam yang terendam. Alhamdulillah sekarang air mulai surut," ujarnya.
Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, menyampaikan air tersebut berasal dari luapan kali dan drainase yang tersumbat.
"Air dari kali, sumbatan drainase. Ketinggian air semata kaki (awalnya)," katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat.
“Kalau ada kejadian, kita punya kanal-kanal informasi YouTube, IG, Facebook sampai dengan layanan Pusdalok, segera laporkan ke kami,” katanya.
“Apabila ada kejadian lakukan sebisa mungkin untuk minimalnya menyelamatkan diri atau evakuasi mandiri,” pungkas Diat.