TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kasus dugaan hipnotis dialami perempuan bernama Ratna Wati (43), warga Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat pada Rabu 31 Desember 2025 pagi.
Ratna mengalami kejadian itu saat melintasi Jalan Batu Daya I, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana.
Kasus itu kini ditangani Polsek Sukadana.
Polsek Sukadana belum dapat memastikan modus yang digunakan pelaku.
Kapolsek Sukadana, Ipda Muhammad Iqbal menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa Ratna.
Ipda Muhammad menyebut Ratna diduga tiba-tiba dirangkul oleh salah seorang pelaku.
• Satreskrim Polres Kayong Utara Bersama Polsek Sukadana Ringkus Spesialis Pencurian Rumah dan Toko
Pelaku kemudian menyampaikan permintaan untuk meminjam sepeda motor.
Ratna saat itu mengaku tidak sadar diri setelah motornya dipinjam.
"Korban dirangkul, kemudian pelaku mengatakan mau meminjam motor. Setelah itu korban tidak sadar diri," ujar Ipda Iqbal saat dikonfirmasi TribunPontianak.co.id, Jumat 2 Jnuari 2026.
Ia menuturkan, dugaan sementara mengarah pada aksi hipnotis.
Namun demikian, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan modus yang digunakan para pelaku.
"Untuk hipnotis, korban sudah membuat laporan dan saat ini penanganannya kami limpahkan ke Polres. Pelaku masih dalam penyelidikan," jelasnya.
Ipda Iqbal juga mengungkapkan, saat korban pertama kali datang ke Polsek Sukadana, kondisinya masih belum stabil dan tampak linglung.
"Posisi korban saat di Polsek masih linglung, seperti orang yang terpengaruh obat bius. Karena itu kami arahkan untuk membuat laporan ke Polres agar penanganannya lebih lanjut," pungkasnya.
• Polisi Masih Dalami Dugaan Hipnotis Warga Pangkalan Buton di Sukadana
Berikut cara mencegah hipnotis di jalan:
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!