TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Di balik keseruan bermain wahana fun tubing di Wisata Banyu Bening, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terdapat berbagai masukan dari para wisatawan.
Salah seorang wisatawan asal Kecamatan Randublatung, Ani Ardani (45), mengatakan fun tubing di Wisata Banyu Bening cukup seru, hanya saja ada beberapa catatan yang menurutnya perlu diperbaiki oleh pengelola.
"Seru. Cuma itu tadi mungkin karena sarana dan prasarananya itu belum lengkap sehingga kami harus menunggu sampai berjam-jam, hanya untuk bermain yang hanya berapa menit saja dan durasinya kurang panjang," terangnya, saat ditemui usai bermain fun tubing, Kamis (1/1/2026).
Lebih lanjut, Ani menceritakan keseruan menikmati wahana fun tubing.
Baca juga: Efek Viral, Patung Macan Putih Gemoy Kini Jadi Tempat Wisata Dadakan hingga Awal 2026
"Seru ada bagian santainya, slow-nya, ada bagian ekstremnya. Cuma ya itu menurut saya kalau dibandingkan dengan yang di Klaten, itu di sini masih kurang jauh."
"Medannya menurut saya biasa, kurang menantang. Kalau untuk yang pemula anak-anak kayaknya cocok, untuk anak SD, untuk anak TK. Tapi kalau untuk orang dewasa apalagi yang sudah merasakan yang lebih ekstrem, kurang," jelasnya.
Oleh karena itu, pihaknya menyarankan agar rute fun tubing bisa diperpanjang lagi untuk ke depannya.
"Itu kan sebenarnya tadi masih bisa panjang ya untuk rutenya. Setelah saya di garis finish itu sebenarnya masih ada jalurnya. Kalau diperlebar itu masih bisa."
"Dan yang sangat amat harus dibenarkan sesegera mungkin itu pelayanan. Jadi, perlengkapan ban kemudian alat safety-nya itu masih sangat kurang, karena ketika kita datang ke sini, ban baru dipasang itunya yang tengah-tengahnya jaringnya itu masih baru dipasang."
"Berarti kan jumlahnya masih sangat minim dibandingkan dengan animo masyarakat yang sudah sangat tinggi untuk datang ke sini ingin mencoba," jelasnya.
Lebih lanjut, menurutnya untuk harga cukup terjangkau, hanya Rp 20 ribu per orang.
"Dan memang kalau yang jauh-jauh harus reservasi dulu ternyata. Kalau kita datang di hari yang sama, karena memang ini animo masyarakat sedang meledak-ledaknya, liburan dan di sini ternyata belum siap."
"Ketika reservasi di hari yang sama banyak sekali yang ditolak. Tapi seumpamanya tadi tetap diterima malah semakin kacau. Kita saja sudah reservasi itu dari 2 hari kemarin," jelasnya.
Pihaknya, tertarik bermain fun tubing di Wisata Banyu Bening lantaran penasaran, dan mencari alternatif yang lebih dekat.
"Daripada kita jauh-jauh ke Klaten, sama-sama River Tubing-nya. Kenapa kita enggak cari yang lebih dekat, lebih murah? Tapi ternyata di sini belum siap," paparnya.
Ani datang ke Wisata Banyu Bening bersama rombongan yang tergabung dalam alumni SMP dari Randublatung.
Diketahui Wisata Banyu Bening tersebut dikelola oleh BUMDES Buana Tirta Tinapan.
Ketua BUMDES Buana Tirta Tinapan, Kumaidi, menyampaikan memang wahana fun tubing di Wisata Banyu Bening merupakan wahana yang baru.
"Kami dari pengelola itu enggak menduga kalau membludak seperti ini, bahkan kamu pengelola berani jujur berkata, ini masih belum begitu siap dengan keadaan pengunjung yang begitu membludaknya dengan keadaan fun tubing tersebut," jelasnya.
Kendati demikian, sebagai pengelola dirinya siap mengevaluasi masukan dari para wisatawan.
"Kami akan evaluasi, dan kami akan tambah lagi perlengkapannya, agar benar-benar siap."
"Untuk penambahan atau perpanjangan rute, akan kami pertimbangkan juga ke depannya," paparnya.(Iqs)